Wednesday, January 14, 2026

Estetika Pengolahan Sampah Belanda Vs Perdagangan Sampah Global

 

 

            Belanda, salahsatu negara yang memiliki tata letak kota yang rapi juga bersih dari sampah. Bagi sobat KP yang pernah berlibur ke Belanda, sobat KP akan merasakan nuansa ruang publik yang asri, aesthetic, dan terhindar dari sampah. Ya! Ruang publik di Belanda terhindar dari tumpukan sampah yang bukan karena kebetulan ya sobat. Hal ini karena Belanda mempunyai teknologi sampah bawah tanah yang sangat efisien. Hah? Teknologi sampah? Bawah tanah? Yuk kita cari tahu lebih dalam!

A person standing next to a rectangular object

AI-generated content may be incorrect.

Apa itu teknologi sampah bawah tanah Belanda? Jadi, di sepanjang trotoar di Belanda, sobat KP akan menemukan banyak kotak besi kecil yang elegan sebagai tempat membuang sampah. Tapi siapa sangka, dibalik tampilannya yang minimalis, terdapat kontainer raksasa yang tersembunyi di bawah permukaan tanah. Sistem ini memungkinkan tempat sampah untuk menampung volume sampah yang sangat besar tanpa merusak pemandangan kota, mencegah aroma tidak sedap, sekaligus memudahkan truk pengangkut untuk membongkarnya secara otomatis menggunakan sistem hidrolik. Wah, keren banget ya sobat! Jadi, kita gaperlu lihat tempat sampah yang penuh sampai tumpah-tumpah ke jalan karena hanya bisa menampung sampah dalam volume yang kecil.

Inovasi penanganan sampah domestik yang keren ini sayangnya berbanding terbalik dengan peta limbah internasional Belanda. Keunggulan geografisnya, membuat Belanda memegang peran penting dalam proses “transit” bagi perdagangan limbah plastik global. Pelabuhan Rotterdam yang menjadi salahsatu pelabuhan paling sibuk di Eropa, menjadikan Belanda sebagai “pintu masuk” utama bagi jutaan ton sampah dari negara-negara tetangga seperti Jerman, Inggris, dan Perancis. Sampah-sampah ini hanya “mampir” di Belanda yang kemudian masih harus melanjutkan perjalanan ke berbagai belahan dunia khususnya di wilayah Asia, seperti Vietnam, Malaysia, Turki, bahkan Indonesia.

(Ekspor limbah plastik Belanda 2019-2024 berdasarkan Data ComTrade)

Peran penting Belanda tergambar dari angka impornya yang hampir mencapai seperlima dari total limbah plastik dunia meskipun populasinya sangat kecil. Ironisnya, volume sampah yang membludak ini melampaui kapasitas daur ulang domestik mereka, yakni 300% lebih tinggi. Waduh! Kondisi ini lah yang menciptakan adanya celah perdagangan ilegal yang sering “kebobolan” dari pengawasan. Akibatnya, limbah plastik yang seharusnya dikelola mandiri, malah dikirim ke negara-negara lain. Tidak hanya sampai di situ saja, sampah-sampah itu akan berakhir menumpuk atau dibakar dikawasan Asia. Huft! Malah jadi polusi, deh.

Hal inilah yang menyebabkan Belanda dilema antara menjadi pemimpin inovasi lingkungan atau malah menjadi perantara polusi global. Uni Eropa telah menyetujui regulasi baru mengenai pergerakan limbah lintas batas mulai tahun 2026 (regulasi ini melarang semua ekspor limbah plastik ke luar wilayah OECD demi menghentikan pengiriman sampah ke Asia Tenggara). Semoga, dengan mulai berlakunya regulasi ini di tahun 2026, bisa mendorong Belanda untuk lebih transparan dalam melacak aliran sampahnya, tetapi juga memaksa seluruh Eropa untuk bertanggung jawab penuh atas limbah yang mereka hasilkan sendiri tanpa memindahkannya ke negara lain.


Referensi:

https://www.instagram.com/reel/DQO4mPrkSGR/?utm_source=ig_web_copy_link

https://fairresourcefoundation.org/en/key-player-waste-trade-netherlands/

 

 

Saturday, January 10, 2026

Flevoland

 


“Belanda menciptakan Belanda”, terkesan aneh tapi nyata adanya lho sobat. Kita tahu bahwa sebagian besar wilayah Belanda berada dibawah permukaan laut, sehingga, Belanda melakukan segala hal untuk bisa survive dan berdamai dengan segala ancaman yang bisa saja terjadi.  Salah satu cara yang Belanda lakukan adalah dengan “menciptakan Belanda”. Ya! Menciptakannya! Seperti Flevoland yang menjadi bukti nyata keajaiban rekayasa manusia dan menjadi provinsi ke-12 sekaligus yang termuda di Belanda. Funfactnya, wilayah ini tidak lahir secara alami, melainkan "diciptakan" dari dasar laut melalui proyek reklamasi terbesar di dunia. Yuk kita telursuri sejarahnya dan apa aja ya yang bisa kita dapatkan di sana?

A. Sejarah Flevoland

Flevolan, provinsi terbaru di Belanda yang lahir dari kecerdasan buatan manusia dan ancaman keadaan yang ada. Provinsi ini merupakan hasil dari reklamasi perairan Zuiderzee yang selama berabad-abad lalu mengancam masyakarat di pulau-pulau kecil sekitarnya, seperti Urk dan Schokland. Gagasan revolusioner para insinyur pengairan, yang diperkuat oleh kepentingan pascabanjir besar tahun 1916, memicu pengesahan Undang-Undang Zuiderzee (undang-undang yang mengatur penutupan dan pengeringan Zuiderzee) pada tahun 1918 untuk memulai proyek reklamasi terbesar dalam sejarah. Melalui pembangunan tanggul raksasa Afsluitdijk pada tahun 1932, peraian Zuiderzee berhasil diubah menjadi danau air tawar IJsselmeer, yang kemudian diikuti dengan tahap pengeringan dengan polder wilayah timur laut hingga selatan demi menciptakan lahan baru guna ruang hunian dan rekreasi nasional. Transformasi ini berjalan lancar sehingga pada tahun 1986 Flevoland diresmikan menjadi provinsi ke-12 Belanda yang unik karena seluruh daratannya berada sekitar 4-5 meter di bawah permukaan laut, dilindungi oleh ribuan kilometer tanggul.

B. Destinasi Wisata

(Batavia Stad Fashion Outlet)

Meski tergolong baru, Flevoland memiliki kekayaan budaya dan hiburan yang lengkap, mulai dari permainan luar ruangan seperti panjat tebing di hutan petualangan Lelystad, berguling di lumpur di Netl, atau memilih untuk menguji kekuatan di antara pepohonan di hutan panjat tebing di Almere.  Jika tertarik dengan budaya, sobat KP bisa mulai dengan berjalan-jalan di sekitar Urk dan  mampir ke Museum Het Oude Raadhuis, museum Schokland, dan masih banyak lagi. Nah, untuk wisata bersama anak-anak, Flevoland menawarkan banyak aktivitas dan taman bermain seperti Rumah Pancake dan Taman Bermain Hansel & Gretel. Di sana anak-anak akan mendapatkan pengalaman menarik untuk pergi ke dunia bak negeri dongeng yang dikelilingi bunga-bunga dan pepohonan yang berliku. Wah serunya! Terakhir, min KP kasih rekomendasi buat sobat KP yang hobi belanja tentunya, salahsatu tempat destinasi tujuan belanja di Felvoland adalah Batavia Stad Fashion Outlet yang menawarkan pengalaman belanja barang bermerek dengan tawaran diskon menarik!

C.    Pusat Pertanian

Selain terkenal karena reklamasi, Flevoland juga dikenal dengan tanahnya yang sangat subur. Pada musim semi, Flevoland kerap menjadi destinasi alternatif terbaik (selain Keukenhof) untuk menikmati hamparan ladang tulip yang luas. Pada musim gugur, pengunjung bahkan bisa memetik sayur atau buah seperti apel dan pir. Selain itu, produk olahan susu dan telur juga bisa dengan mudah didapatkan di sana. Aktivitas yang beragam ini, menyebakan banyak keluarga di Belanda yang memilih Flevoland sebagai destinasi wisata keluarga mereka. Wah, serunya! 

Nah sobat, Flevoland ini bukan sekedar provinsi, melainkan simbol dari keberhasilan Belanda dalam berdamai dengan air. Dengan perpaduan antara sejarah maritim kuno, alam, serta arsitektur modern, Flevoland menawarkan pengalaman wisata yang berbeda dan unik di Belanda. Jadi, tertarik untuk berlibur ke Flevoland?

Referensi:

https://www.visitflevoland.nl/en/flevoland/story-of-flevoland

 

Sunday, January 4, 2026

Mengenal Logo Baru Karta Pustaka

 

 

Halo, sobat KP!

Tahun baru, semangat baru tentunya! Di awal tahun baru ini, Karta Pustaka menghadirkan tampilan wajah barunya yaitu logo baru Karta Pustaka. Pada artikel kali ini, min KP akan mengenalakan identitas visual terbaru dari Karta Pustaka. Penambahan logo baru bukan sekedar estetika semata ya sobat, melainkan komitmen kami untuk terus bertumbuh bersama para sobat KP. Yuk kita bedah satu per satu arti dari logo baru Karta Pustaka!

Jadi, logo baru Karta Pustaka terdiri dari beberapa elemen juga pemilihan warna yang berbeda dari logo sebelumnya, berikut penjelasannya:

1.     Gabungan Dua Ikon Utama: Kincir Angin dan Tugu Jogja

Ikon inti dari logo baru Karta Pustaka menampilkan siluet dari gabungan dua ikon yang sangat menggambarkan Karta Pustaka, yaitu kincir angin dan tugu Jogja. Ikon kincir angin ini menggambarkan penguasaan Bahasa dan Budaya Belanda yang menjadi fokus utama Karta Pustaka. Selain itu, kincir angin juga bermakna energi dan pergerakan karena kami ingin setiap siswa mengalami proses yang berprogres dinamis dalam setiap sesi belajarnya. Kemudian ikon tugu jogja, memiliki arti yang mendalam karena akar dari Karta Pustaka ada di Yogyakarta. Dengan ini, Karta Pustaka ingin membawa semangat lokal menuju global.

2.     Simbol Kredibilitas dan Modernitas

a.     Lingkaran

Logo ini dibingkai beberapa lingkaran yang kokoh untuk melambangkan otoritas. Secara visual, ini menjadi komitmen kami bahwa Karta Pustaka merupakan institusi pendidikan yang terpercaya dengan standar kualitas yang terjamin.

b.     Buku dan Komputer

Di kanan dan kiri logo, sobat KP akan melihat ikon buku dan komputer yang sejajar. Ini menjadi representasi dari fleksibilitas kursus Bahasa Belanda Karta Pustaka, dimana kami menyediakan dua pilihan belajar yaitu secara tatap muka (offline) maupun jarak jauh (online).

c.     Buku Terbuka

Di bagian bawah lingkaran, terdapat simbol buku terbuka sebagai lambang pengetahuan. Bagi kami, belajar bahasa Belanda adalah membuka pintu kesempatan baru dan memperluas wawasan bagi setiap murid yang belajar. 

3.     Warna coklat

Warna tone cokelat yang dipilih dalam logo ini bermaksud untuk menonjolkan kesan stabilitas, kedewasaan, dan kepercayaan sebagai lembaga pendidikan. Selain itu, secara filosofis warna coklat juga menghadirkan nuansa klasik yang hangat, yang juga mencerminkan aspek kedalaman budaya dan sejarah yang menghubungkan Belanda dengan Yogyakarta.

Selain menghadirkan logo barunya, Karta Pustaka juga ingin menghidupkan core values dalam wajah barunya. Identitas visual baru ini juga menjadi cerminan dari empat pilar utama yang Karta Pustaka miliki, yaitu:

A. Integrity (Integritas) = Karta Pustaka berjalan dengan kejujuran dan transparansi, memastikan setiap proses belajar mengajar berjalan dengan etika profesional.

B. Culture (Budaya) = Belajar bahasa tidak lepas dari memahami budayanya. Sehingga kami membawa nuansa Belanda dan Yogyakarta dalam pembelajaran yang autentik di kelas.

C. Responsibility (Tanggung Jawab) = Kami bertanggung jawab penuh atas perkembangan kemampuan bahasa Murid melalui kurikulum yang terukur dan pengajar yang profesional di bidangnya.

D. Quality (Kualitas) = Kualitas menjadi fokus utama di Karta Pustaka. Dari pengajar hingga materi, semua disiapkan untuk memberikan hasil terbaik.

Dengan logo baru ini, Karta Pustaka siap menemani langkah sobat KP untuk bersama membuka wawasan masa depan yang lebih luas. Mari mulai petualangan bahasa bersama kami di Karta Pustaka Jogja!

Friday, January 2, 2026

Rahasia dibalik Belanda menciptakan Belanda

 


Garis Waktu Reklamasi Lahan Belanda

            Belanda, negara dengan keunikan sebagian besar wilayahnya dibawah permukaan air. Bukan hanya bertahan dengan ancaman air, Belanda justru memanfaatkan keunikannya ini sebagai daya tarik yang menawan. Negara ini aktif “mencuri” daratan dari lautan dengan teknologinya yang luar biasa. Hah? Mencuri? Yuk kita bahas bareng!

A.    Belanda Berhasil Mengubah Peta

(Peta Belanda Sebelum dan Sesudah Reklamasi)

 

Coba sobat KP perhatikan dan bandingkan antara 2 peta di atas. Terdapat perbedaan mencolok yaitu sekitar 17% daratan belanda saat ini ternyata hasil dari reklamasi laut dan danau. Terdapat beberapa funfact lainnya, seperti:

  1. Sebanyak 26% dari wilayah Belanda terletak di bawah permukaan laut.
  2. Hanya 50% dari wilayahnya yang berada lebih dari 1 meter di atas permukaan laut.
  3. Titik terendah: Zuidplaspolder −7 m (−23 kaki), di bawah permukaan laut.
  4. Titik tertinggi (di Eropa): Vaalserberg 322,7 m (1.059 kaki) di atas permukaan laut.
  5. Flevoland menjadi provinsi Belanda yang paling baru karena baru dibentuk pada tahun 1986 di atas lahan yang sebagian besar hasil reklamasi.

B.    Teknologi Air Unggulan Belanda

1.     Polder

Belanda menciptakan teknologi bernama polder untuk membantu mereka “menciptakan” lahan baru. Polder ini merupakan lahan rendah yang dibuat dengan cara membangun tanggul di sekelilingnya dan kemudian air yang terperangkap di dalamnya akan dipompa keluar secara terus-menerus dengan bantuan kincir angin (pada zaman dahulu) yang sekaraang digantikan dengan stasiun pompa raksasa modern. Contoh proyek bersejarahnya adalah Polder Beemster yaitu proyek besar pertama dengan kincir angin sebagai alat pengering air di masa itu.

2.     Zuiderzee Works

Zuiderzee Works merupakan proyek yang dibuat untuk mengurangi risiko banjir dan menciptakan lahan baru untuk pertanian unggulan Belanda. Fitur utama dalam proyek ini adalah pembangunan yang mengubah Zuiderzee (teluk dangkal di Laut Utara) menjadi Ijsselmeer berair tawar juga menciptakaln lahan-lahan polder baru (termasuk Flevoland).

3.     Delta Works

Proyek yang dibangun setelah banjir besar Laut Utara tahun 1953. Proyek ini terdiri dari rangkaian bendungan, pintu air, kunci air, tanggul, dan penghalang gelombang badai yang dirancang untuk melindungi wilayah delta barat daya. Oosterscheldekering merupakan salah satu bendungan yang paling terkenal, yang menampilkan gerbang besar yang dapat dipindahkan dan ditutup saat badai.

 

C.    Langkah Belanda dalam Mencegah Banjir

Belanda telah bertransformasi dari sekadar "menahan" udara menjadi "mengelola" udara melalui langkah-langkah strategi berikut:

  1. Revolusi Room for the River: Memberikan ruang bagi sungai untuk meluap secara terkendali.

2.     Manajemen Delta Adaptif: Program jangka panjang yang berfokus pada adaptasi terhadap perubahan iklim dan kenaikan permukaan laut dengan beberapa pilar seperti manajemen risiko banjir, pasokan air tawar, dan lainnya.

  1. Infrastruktur Terapung: Menjelaskan konsep rumah dan pertanian terapung yang bisa beradaptasi dengan ketinggian udara.
  2. Inovasi  Sand Motor: Memanfaatkan bukit pasir dan ekosistem pantai sebagai benteng alami dari hantaman ombak.

Belanda menjadi bukti nyata dimana gabungan antara kecerdasan manusia dan alam akan menciptakan sesuatu yang sangat berguna. Jadi, Apakah sobat KP tertarik untuk datang dan mempelajari langsung terkait bagaimana Belanda ”mencuri” daratan? Kalok min KP sih tertarik banget!

 

Refernsi:

https://brilliantmaps.com/netherlands-land-reclamation/