Monday, May 11, 2026

SolaRoad: “Pabrik” Listrik dari Gowes Sepeda

 

SolaRoad Adalah Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya yang Menyamar  Sebagai Jalanan

Halo, sobat KP!

Pernah nggak sih, kalian berpikir tentang membuat “pabrik” listrik dengan memanfaatkan jalanan yang tiap hari kita lewati? Pasti banyak yang bakal nyangkal dengan pertanyaan “Ah masak bisa sih? Gak mungkin lah.” Tapi di Belanda, ide out of the box ini sudah dilaksanakan sejak beberapa tahun lalu melalui proyek bernama SolaRoad. Yuk, kita bahas bareng tentang SolaRoad ini!

SolaRoad berawal dari tahun 2014 di sebuah kota kecil di Belanda bernama Krommenie. Proyek yang mencetak sejarah sebagai jalur sepeda bertenaga surya pertama di dunia ini merupakan hasil dari kolaborasi antara Organisasi Penelitian Ilmiah Terapan Belanda (TNO), berbagai perusahaan teknologi, serta pemerintah provinsi setempat. Pada tahap awal peluncurannya, lintasan percontohan ini hanya membentang sejauh 70 meter. Namun, karena kinerja operasional perdananya dinilai sangat menjanjikan, fasilitas tersebut kemudian diperpanjang hingga mencapai  100 meter pada tahun 2016. Di balik masa penelitian dan pengembangannya yang memakan waktu lima tahun dengan total investasi sebesar €3,5 juta, fase uji coba awal SolaRoad membuktikan potensinya dengan memproduksi pasokan listrik sebesar 140 kWh.

Kemudian muncul pertanyaan tentang Bagaimana cara kerja dari SolaRoad ini? Secara konstruksi, SolaRoad dirakit dari balok-balok beton berukuran 2,5 x 3,5 meter. Kemudian di bagian dalam beton tersebut, terdapat sel surya silikon. Nah, supaya panelnya tetap bisa menyerap sinar matahari tapi aman untuk dilintasi roda sepeda, permukaannya ditutup menggunakan lapisan kaca tempered yang sangat tebal dan tembus pandang. Lalu, bagaimana kalau hujan dan menjadi licin? Sobat KP gak perlu takut jatuh, karena kacanya sudah dilapisi bahan anti selip khusus. Listrik yang berhasil dipanen dari rute sepeda ini langsung disuntikkan ke jaringan listrik lokal untuk menghidupkan lampu jalan.

Walaupun beberapa orang menilai proyek ini belum siap karena melihat ketimpangan antara tingginya biaya dengan listrik yang dihasilkan, SolaRoad menjadi bukti nyata kemajuan pemikiran Belanda terhadap teknologi. Menurut min KP, proyek ini sukses menjadi pionir yang mengubah rutinitas harian masyarakat Belanda menjadi sumber energi tak terduga. Kalok menurut sobat KP gimana?

Referensi:

https://sdg.iisd.org/news/netherlands-unveils-first-ever-solar-road/

https://energymakeovers.com.au/blog/solaroad-the-dutch-solar-bike-path/

https://futuretransport-news.com/suppliers/solaroad/

https://hybrid.co.id/post/solaroad-adalah-sistem-pembangkit-listrik-tenaga-surya-yang-menyamar-sebagai-jalanan/

 

 

Sunday, May 10, 2026

KattenKabinet di Amsterdam

 


Halo, sobat KP!

Siapa nih diantara sobat KP yang pecinta kucing atau catlovers? Buat para catlovers yang ingin mencari suasana baru di negeri kincir angin, kalian bisa banget kepoin KattenKabinet atau The Cat Cabinet yang ada di Amsterdam. KattenKabiner merupakan museum seni di Amsterdam berisi karya-karya yang menggambarkan kucing. Koleksinya beragam mulai dari lukisan, patung, juga karya seni lainnya seperti karya Pablo Picasso, Rembrandt, Henri de Toulouse-Lautrec, Corneille, Sal Meijer, Théophile Steinlen, dan Jože Ciuha, di antara lainnya. 

 

 

 

Museum ini berlokasi di sebuah rumah megah dari abad ke-17 di Herengracht 497, Kawasan Gouden Bocht. Didirikan pada tahun 1990 oleh Bob Meijer untuk mengenang kucing kesayangannya yang bernama John Pierpont Morgan. Saking disayangnya, setiap lima tahun sekali Morgan mendapatkan hadiah istimewa. Pada ulang tahunnya yang kelima, Ansel Sandberg melukis potretnya. Kemudian, di ulang tahunnya yang kesepuluh, hadiahnya berupa patung perunggu. Lalu untuk perayaan ulang tahunnya yang kelima belas, teman-teman dan pengagumnya menyusun sebuah buku berisi lima puluh limerick yang semuanya didedikasikan untuk Morgan: “Seekor Kucing Sombong dari Toulouse dan Kekonyolan Kucing Lainnya”. Tidak hanya itu, di ulang tahun ini juga potretnya dibuat menggantikan George Washington pada uang kertas dolar Amerika dengan slogan sarkas "We Trust No Dog". Waduh, bahkan min KP kalah sama si Morgan ini ahahaha.

Hal yang membuat pengalaman berkunjung ke sini terasa sangat hidup khusunya untuk para catlovers adalah kehadiran para "tuan rumah" yang asli. Ya, ada kucing-kucing yang bisa sobat KP temui tinggal dan berkeliaran dengan bebas di dalam museum ini. Mereka seringkali terlihat bermain atau malah asik tidur di pojokan. Jadi, KattenKabinet ini bisa masuk ke salah satu list destinasi wisata yang sempurna antara seni dan kecintaan pada hewan peliharaan. Oiya, sobat KP juga bisa coba untuk melihat-lihat museum dengan virtual tour dari link berikut ini https://kattenkabinet.nl/en/virtual-tour/ yaa.

Referensi:

https://kattenkabinet.nl/en/

https://ourlittlelifestyle.com/kattenkabinet-cat-museum-amsterdam/

 

Thursday, April 30, 2026

Kikkerlandje

 

Kikkerlandje

Waarom noemen we Nederland ook wel 'het kikkerlandje'? | NPO Radio 1

Halo, sobat KP!

Selain dijuluki sebagai negara keju atau kincir angin, ternyata Belanda juga sering dijuluki sebagai Kikkerlandje atau "Negeri Katak Kecil". Hah, kok bisa? Sebutan unik ini ternyata lahir dari perpaduan antara kondisi geografis dan sejarah di masa lalu, sobat. Julukan ini dekat dengan keadaan geografis Belanda yang berada di bawah permukaan laut, dimana banyak ditemukan hamparan tanah basah, kanal, dan rawa-rawa yang dikeringkan melalui sistem polder. Kondisi alam yang lembab dan didominasi oleh air ini menciptakan ekosistem yang secara alami menjadi hunian ideal bagi para amfibi seperti katak, sehingga siapa pun yang melihat bentang alam Belanda akan langsung memahami mengapa identitas “katak” begitu melekat.

Dari sisi sejarah,  istilah ini bermula dari ejekan "Negara Katak" saat ketegangan perang Inggris-Belanda pada tahun 1665 melalui sindiran John Ogilby yang melabeli warga Belanda sebagai amfibi. Tren "pamflet fabel" perpaduan fabel Aesop dan propaganda politik, ini kemudian dimanfaatkan oleh Prancis untuk mendiskreditkan (usaha untuk menjelekkan) wilayah Low Countries. Namun, alih-alih terpuruk oleh hinaan tersebut, masyarakat Belanda justru melakukan hal cerdik, dimana sejak 1672 Belanda mengadopsi metafora tersebut sebagai identitas diri. Julukan ini bertransformasi dari sebuah hinaan menjadi simbol kebanggaan atas kemampuan mereka beradaptasi di lingkungan yang menantang, layaknya katak yang lincah hidup di dua alam.

Jadi, pada akhirnya penyebutan negara katak ini menjadi filosofi hidup orang Belanda yang praktis dan efisien. Meski luas wilayahnya tergolong kecil, mereka berhasil membuktikan bahwa keterbatasan lahan bukanlah penghalang untuk menjadi pionir dalam inovasi pengelolaan air terbaik di dunia.

Referensi:

https://www.dbnl.org/tekst/_lit003199401_01/_lit003199401_01_0008.php

https://www.nporadio1.nl/nieuws/geschiedenis/9194d2c0-36cf-4e12-8d63-889399165d99/waarom-noemen-we-nederland-ook-wel-het-kikkerlandje

https://www.startpagina.nl/v/wetenschap/aardrijkskunde/vraag/360779/nederland-wel-kikkerlandje-genoemd/

 

Sunday, April 26, 2026

Mahir Bahasa Belanda Mulai Mei Bersama Karta Pustaka!



Ingin bisa berbahasa Belanda untuk keperluan studi atau karier? Kesempatan kamu sudah di depan mata! Bulan Mei 2026 ini, Karta Pustaka kembali membuka pendaftaran kursus bahasa Belanda online dengan fasilitas lengkap yakni mulai dari tutor, ujian akhir, hingga rekaman kelas yang bisa ditonton ulang.

Pilih tingkatan kelas yang paling pas untuk kamu:

  • Kelas A11 - Pemula (Rp395.000) Cocok untuk yang baru mulai belajar. Jadwal: Mulai 13 Mei | Senin & Rabu (18.30 - 20.00 WIB) | 10x Pertemuan.

  • Kelas A12 - Lanjutan A11 (Rp455.000) Perdalam kemampuan dasar yang sudah dimiliki. Jadwal: Mulai 12 Mei | Selasa & Kamis (18.30 - 20.00 WIB) | 12x Pertemuan.

  • Kelas A13 - Persiapan Sertifikat (Rp505.000) Tahap akhir untuk meraih Sertifikat level A1 (jika lulus ujian). Jadwal: Mulai 26 Mei | Selasa & Jumat (18.30 - 20.00 WIB) | 14x Pertemuan.

Materi Cetak (Hardcopy) Agar belajar makin fokus, tersedia juga buku fisik seharga Rp175.000 . Biaya kemas & ongkir menyesuaikan domisilimu (mulai Rp35.000 untuk area Jogja hingga Rp125.000 untuk luar daerah lainnya).

Yuk, daftar sekarang juga!

Info & Pendaftaran: Hubungi Dea melalui WhatsApp di +62 813-3899-8527

Thursday, April 23, 2026

Cara "Voting Cerdas" Membawa Suara Perempuan ke Dunia Politik Belanda

 


Van Nieuwsuur naar Omroep Gelderland. Afgelopen woensdag ben ik  geïnstalleerd als raadslid voor Progressief Nederland. Ik ben ontzettend  dankbaar voor alle kansen die ik heb gekregen, en vooral dat… | Fatuma  Muhumed

 

Halo, sobat KP!

Belakangan ini di media sosial sedang digemparkan dengan kasus-kasus yang bikin min KP sedih. Kasus kekerasan seksual mulai muncul satu per satu ke permukaan, mulai dari di lingkungan kampus, tempat kerja, bahkan sampai ruang publik yang harusnya jadi tempat paling netral sekalipun. Rasanya, "ruang aman" buat perempuan itu makin hari makin susah ditemui. Hal ini juga jadi salah satu alasan kenapa perempuan lebih sulit untuk berekspresi.

Mengapa siklus ini bisa terus berulang? Masalah utamanya terletak pada kebijakan yang sering kali gagal melindungi perempuan saat diimplementasikan. Hal ini terjadi karena di ruang pengambilan keputusan, suara perempuan masih menjadi minoritas. Maka tak heran jika presentase perempuan di lingkungan politik lebih sedikit dibanding laki-laki. Nah, ngomongin soal ini, kita bisa melirik ke Belanda. Negara kincir angin ini punya reputasi yang cukup oke dalam urusan kesetaraan gender di panggung politik. Gimana sih cara mereka bikin perempuan bisa berkarier dan berekspresi di pemerintahan?

Dalam representasi perempuan di parlemen, Belanda memegang 43,3% di tingkat nasional. Angka ini di atas rata-rata Uni Eropa tahun lalu sebesar 33,6% dan menjadi yang tertinggi sejak anggota parlemen perempuan Belanda pertama terpilih pada tahun 1918. Salah satu potret keberhasilan perempuan dalam dunia politik di Belanda adalah Fatuma Muhumed, seorang pengacara yang berhasil menembus kursi dewan kota di Apeldoorn meskipun awalnya berada di nomor urut bawah. Kemenangan Fatuma bukanlah suatu kebetulan, melainkan hasil dari strategi gerakan Stem op een Vrouw atau "Pilih Seorang Perempuan".

Gerakan Stem op een Vrouw mengedukasi masyarakat untuk melakukan "pemilihan cerdas" dengan cara memberikan suara kepada kandidat perempuan yang berada pada posisi rentan dalam daftar partai, bukan hanya sekadar memilih pemimpin partai yang sudah pasti aman di posisinya. Seperti halnya Fatuma yang awalnya berada di peringkat ke-15 dalam daftar calon dari partai berhaluan kiri GroenLinks-PvdA, tetapi ia berhasil merebut salah satu dari enam kursi partai tersebut.  Stem op een Vrouw juga berusaha untuk memutus siklus dimana politik tidak cocok untuk perempuan. Selain berkampanye untuk memilih lebih banyak perempuan, kelompok ini juga menghubungkan para kandidat perempuan dengan para perempuan yang berpengalaman di politik untuk membangun jaringan, mempelajari cara kerja sistem, dan mendapatkan pengertian yang menyeluruh.

Meskipun ada tantangan yang berat, tapi kehadiran perempuan di parlemen yang kini mencapai angka 43,3% di tingkat nasional Belanda menjadi angin segar bagi perubahan kebijakan yang lebih sensitif gender. Kehadiran figur seperti Fatuma diharapkan mampu menjembatani kebutuhan nyata masyarakat, terutama bagi perempuan muda agar isu perlindungan korban kekerasan seksual tidak lagi hanya menjadi bahasan ringan, melainkan jadi fokus utama. Hal ini juga bisa diartikan bahwa keberadaan perempuan di kursi kekuasaan tidak hanya sekedar mengisi kuota, melainkan tentang memastikan bahwa tidak ada lagi perempuan yang harus merasa takut hanya untuk melangkah keluar rumah karena ruang amannya telah dirampas oleh sistem yang abai. Apakah sistem Stem op een Vrouw seperti di Belanda ini bisa efektif jika diterapkan dalam konteks politik di Indonesia?

 

Referensi:

https://nl.linkedin.com/posts/fatuma-muhumed-2161a12a4_van-nieuwsuur-naar-omroep-gelderland-afgelopen-activity-7445834072809070592-VOOQ

https://www.dw.com/id/cara-belanda-atasi-minimnya-partisipasi-perempuan-di-politik/a-76759882

https://www.liputan6.com/global/read/6316461/cara-belanda-atasi-minimnya-partisipasi-perempuan-di-politik

 

Monday, April 20, 2026

Belanda sebagai Cerminan Hukum Indonesia

 

KENAPA HUKUM KITA BANYAK DIPENGARUHI WARISAN BELANDA? - Klikhukum.id

Halo, sobat KP!

Siapa diantara sobat KP yang menyadari betapa banyaknya kata serapan bahasa Belanda dalam bahasa Indonesia? Menariknya, hal ini tidak hanya ditemukan dalam percakapan sehari-hari. Dalam dunia hukum, kita akan menemukan banyak istilah yang mirip dengan di Belanda. Selain kemiripan istilah ini, sistem hukum kita pun sebenarnya banyak berkaca pada hukum di Belanda. Wah menarik, yuk kita bahas bareng!

Pernahkah Sobat KP bertanya-tanya mengapa istilah hukum Indonesia seperti verzet, juncto, atau onrechtmatige daad terdengar asing di telinga kita? Ternyata, hal ini merupakan salah satu bukti dari jejak sejarah dimana sistem hukum Indonesia merupakan cerminan dari sistem hukum Belanda. Sejak masa kolonial Belanda, ternyata landasan hukum kita sudah diarahkan melalui "Asas Konkordansi", sebuah prinsip yang mengharuskan hukum di wilayah jajahan (Hindia Belanda) disamakan dengan hukum yang berlaku di negara asalnya, yaitu Belanda. Tujuan dari asas konkordansi ini sederhana, yaitu agar warga Belanda yang berada di Indonesia saat itu tetap merasa aman karena dilindungi oleh aturan yang sama dengan yang ada di negara asal mereka.

Hukum Indonesia Warisan Belanda: Apakah Kita Sudah Merdeka? | kumparan.com

Hingga saat ini, salah satu warisan yang tertinggal adalah Burgerlijk Wetboek (BW) atau yang kita kenal sebagai Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata). Coba sobat KP bayangkan, kitab yang mengatur urusan jual beli, sewa-menyewa, hingga kontrak bisnis di Indonesia ini sebenarnya adalah produk hukum Belanda tahun 1838 yang disesuaikan dari kode hukum Perancis era Napoleon Bonaparte (sebagai akibat pendudukan Prancis di Belanda). Meskipun Indonesia sudah lama merdeka, sebagian besar aturan dalam KUHPerdata, terutama mengenai perikatan dan pembuktian, masih tetap digunakan karena dianggap masih mampu memberikan kepastian hukum dalam transaksi ekonomi modern.

Namun, cermin hukum ini kini mulai dibuat lebih mencerminkan wajah asli Indonesia. Salah satu langkah besar yang diambil adalah melalui proses dekolonisasi hukum pidana. Selama lebih dari seratus tahun, kita menggunakan Wetboek van Strafrecht (WvS) peninggalan Belanda, namun sejak awal tahun 2026 pemerintah telah mengesahkan KUHP Nasional baru (UU No. 1 Tahun 2023). Perubahan ini bukan sekedar mengganti bahasa, melainkan perubahan filosofi dari yang dulunya bersifat keadilan (retributif) khas kolonial menjadi lebih humanis dengan mengedepankan keadilan restoratif dan pengakuan terhadap hukum yang hidup di masyarakat (hukum adat).

Jadi, meskipun saat ini Indonesia sedang berusaha menyesuaikan aturan hukum kearah yang lebih mandiri, pengaruh Belanda dalam hukum indonesia tetap tidak bisa hilang begitu saja. Para mahasiswa hukum di Indonesia masih sering harus membedah literatur lama berbahasa Belanda untuk memahami asal-usul sebuah aturan agar tidak salah dalam menafsirkan pasal-pasal yang masih berlaku. Maka dari itu tidak heran jika banyak mahasiswa jurusan hukum di Indonesia yang tertarik untuk belajar Bahasa belanda dan melanjutkan studi di negara kincir angin.

Referensi:

https://marinews.mahkamahagung.go.id/serba-serbi/burgerlijke-wetboek-sejarah-kuh-perdata-warisan-belanda-0oA

https://repository.ut.ac.id/3948/1/PKNI4421-M1.pdf

https://marinews.mahkamahagung.go.id/artikel/menyambut-kuhp-nasional-membebaskan-kolonialisme-epistemik-0w1

https://klikhukum.id/kenapa-hukum-kita-banyak-dipengaruhi-warisan-belanda/

https://kumparan.com/user-27072025144943/hukum-indonesia-warisan-belanda-apakah-kita-sudah-merdeka-25nLttll3m1

 

 

Wednesday, April 15, 2026

Buka Peluang Baru di 2026: Privat Bahasa Belanda Bareng Karta Pustaka!

Halo, Sobat KP!

Punya impian studi, merintis karier, atau menetap di Belanda tahun ini? Atau mungkin ingin membekali diri dengan keterampilan bahasa baru yang bermanfaat? Pas banget nih, kelas privat bahasa Belanda di Karta Pustaka kembali dibuka untuk periode 2026!

Privat Karta Pustaka hadir dengan pilihan belajar secara ( online ) maupun tatap muka ( offline ), dengan jadwal yang super fleksibel menyesuaikan waktu luangmu.

Kenapa Harus Belajar di Karta Pustaka?

  • Konsultasi Gratis: Bebas tanya materi via WA/Email di luar jam kelas.

  • Materi Lengkap: Materi gratis dalam bentuk softcopy .

  • Terukur: Ada laporan evaluasi dan ujian di akhir setiap level.


Pilihan Kelas yang Pas Buat Sobat KP

Tinggal pilih program mana yang paling sesuai dengan tujuan kamu saat ini:

  • Kelas Anak (5–11 Tahun) Fokus mengenalkan percakapan ringan dan tata bahasa dasar dengan cara yang menyenangkan. (Cicilan mulai Rp750.000 / 5x pertemuan | Penuh: Rp6.000.000)

  • Kelas Pemula (A1 & A2) Cocok untuk Sobat KP yang baru mau mulai dari nol. Level A1 fokus pada percakapan santai, sedangkan A2 lebih ke arah percakapan semi formal (masing-masing 40x pertemuan). (Cicilan A1: Rp650.000 / 5x pertemuan | Cicilan A2: Rp825.000 / 5x pertemuan)

  • Kelas Profesional B1 & B2 ( Online Only ) Butuh kemahiran bahasa formal untuk urusan pekerjaan atau akademik? Tingkatan ini penjelasannya. (Cicilan B1 : Rp925.000 / 5x pertemuan | Cicilan B2 : Rp1.100.000 / 5x pertemuan)

  • Persiapan Inburgering Program wajib buat kamu yang mau ujian integrasi sipil Belanda. Kita akan bedah menyelesaikan materi membaca, mendengar, berbicara, menulis, dan KNS (10-15x pertemuan). (Cicilan Rp1.100.000 / 5x pertemuan)


Yuk, daftar dari sekarang dan siapkan diri menyambut peluang baru di tahun ini!

Untuk informasi lebih lanjut, program konsultasi, atau pendaftaran, Sobat KP bisa langsung chat Kak Dea di WhatsApp: +62 813-3899-8527 atau hubungi CS di +62 857-5057-9272 .

Jangan lupa kunjungi juga web kita di kartapustaka.blogspot.com atau mampir langsung ke Karta Pustaka di Bogem, Kalasan.

Sunday, April 12, 2026

Kedekatan Belanda dengan Paracetamol

 


 

Halo, Sobat KP!

Kalau di Indonesia kita punya teknik jitu kerokan atau teh hangat sebagai "obat dari 1000 penyakit", lain ceritanya dengan masyarakat di Belanda. Di Belanda, ada satu benda yang dianggap sebagai solusi untuk hampir semua masalah Kesehatan: Paracetamol.

Bagi ekspatriat atau mahasiswa internasional yang baru pindah ke Belanda, kebanyakan akan mendapatkan ”culture shock” dalam hal kesehatan yaitu interaksi dengan dokter umum (huisarts) yang sering kali berakhir dengan cerita yang sama. Apa pun keluhan kesehatannya, mulai dari flu berat, sakit gigi, pusing, dan lain-lain, saran yang paling sering muncul adalah: "Pulanglah, istirahat, dan minum paracetamol." Ya, semua keluhan berakhir dengan paracetamol. Bahkan banyak meme yang beredar di internet tentang kedekatan Belanda dengan paracetamol ini.

Paracetamol :v - Meme by flama2000 :) MemedroidDutch doctors and paracetamol: name a more iconic duo, we'll wait 😂

(Meme paracetamol)

Mengapa Belanda bisa sangat percaya dengan Paracetamol?

Ada alasan yang kuat di balik fenomena unik ini:

a.       Melawan Resistansi Antibiotik: Dokter di Belanda sangat berhati-hati dalam meresepkan antibiotik. Mereka percaya bahwa tubuh harus diberi kesempatan untuk melawan infeksi/virus secara alami agar bakteri tidak menjadi kebal terhadap obat.

  1. Akses yang Sangat Mudah: Sobat KP bisa menemukan paracetamol di supermarket atau di toko obat tanpa perlu resep dokter. Harganya pun sangat murah, sering kali di bawah €1 untuk satu kotak.

Jadi, sobat KP jangan kaget atau merasa tidak dipedulikan jika hanya disarankan minum paracetamol untuk setiap keluhan kesehatan. Ini adalah cara mereka mengatakan bahwa kondisi kamu tidak membahayakan nyawa dan akan pulih dengan istirahat yang cukup. Namun, jika gejala sakit sobat KP memang sudah berlangsung lama, pastikan kamu menekankan bahwa kamu sudah mencoba minum paracetamol selama beberapa hari tapi belum ada perubahan. Biasanya, baru setelah itu mereka akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Wah, bisa dicoba nih tips nya! Salam sehat ya, Sobat KP!

Referensi:

https://dutchreview.com/dutch-quirks/dutch-quirk-104-be-prescribed-only-paracetamol-by-every-dutch-doctor/

https://www.thuisarts.nl/dutch-healthcare/what-people-abroad-often-notice-about-dutch-healthcare

https://www.cursor.tue.nl/en/in-depth/2019/september/week-1/paracetamol-for-president-getting-used-to-dutch-healthcare

 

Tuesday, April 7, 2026

Budaya Tikkie di Belanda

 


Tikkie: hoe werkt het?

Halo, Sobat KP!

Pernahkah kamu mendengar istilah "Going Dutch"? Di Belanda, konsep berbagi tagihan atau yang akrab kita sebut sebagai "patungan" alias "PT-PT" sudah menjadi norma yang sangat kental. Menariknya, tidak ada rasa canggung sama sekali ketika seseorang mengirimkan pesan tagihan tepat setelah acara makan bersama selesai, karena setiap orang memang diharapkan membayar apa yang mereka konsumsi sendiri secara transparan. Nah, budaya patungan ini sekarang sudah bertransformasi menjadi fenomena digital di Belanda melalui aplikasi bernama Tikkie. Tikkie merupakan aplikasi pembayaran online yang memungkinkan sobat KP untuk meneruskan permintaan bayar kepada orang lain melalui WhatsApp atau kode QR.

Sobat KP perlu tahu bahwa Tikkie ini banyak digunakan bahkan untuk membayar hal yang mungkin bagi kita sepele. Jadi jangan heran kalau sobat KP menerima tagihan untuk nominal yang bahkan bisa dibilang sangat kecil, seperti biaya parkir atau segelas kopi seharga €1,50, karena bagi orang Belanda, kejelasan dan transparasi finansial adalah kunci kenyamanan dalam pertemanan. Oiya, tikkie ini juga memiliki etika tersendiri sobat, salahsatunya adalah dalam hal kecepatan merespons (membayar). Jika sobat KP menerima pesan tikkie, maka membayar dengan sesegera mungkin adalah bentuk penghormatan terhadap waktu dan uang orang lain. Selama ajakannya bukan berupa undangan makan malam resmi, bersiaplah untuk selalu “PT PT” agar hubungan sosial tetap harmonis tanpa ada pihak yang merasa terbebani secara finansial.

Memahami budaya Tikkie berarti Sobat KP secara tidak langsung sedang belajar karakter masyarakat Belanda yang jujur, praktis, dan sangat menghargai kemandirian. Meski awalnya akan terasa kaku apalagi bagi kita orang Indonesia yang “gak enakan”, sistem ini sebenarnya mempermudah urusan nongkrong tanpa perlu repot menghitung uang tunai atau merasa berutang budi. Jadi, jika nanti kamu berkesempatan berkunjung ke Negeri Kincir Angin dan menerima notifikasi tagihan digital setelah menikmati kopi di pinggir kanal, jangan diambil hati ya! Itu adalah tanda bahwa kamu sudah mulai membaur dengan gaya hidup lokal. Oiya, kalau budaya tikkie ini kita bawa ke Indonesia, kira-kira bisa gak ya?

Referensi:

https://www.utwente.nl/en/stories/student/1839446/a-guide-to-dutch-culture/?tag=internationals

https://dutchreview.com/culture/tikkie-etiquette-dos-and-donts-of-asking-for-money/

https://www.consumentenbond.nl/betaalrekening/tikkie

 

Saturday, April 4, 2026

Veluwemeer Aqueduct

 


Siapa di antara para sobat KP yang pernah membayangkan ada “jalan air” melintas di atas kepala kita? Di Indonesia, tepatnya di Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, ada lho yang namanya Buk Renteng. Buk Renteng ini merupakan saluran irigasi bersejarah (juga dikenal sebagai Kanal Van der Wijck) yang melintas di atas kepala kita. Bangunan cagar budaya peninggalan era kolonial Hindia Belanda ini, bentuknya menyerupai jembatan batu berongga, dengan bagian atasnya mengalirkan air deras untuk menghidupi puluhan ribu hektar sawah, sementara terowongan di bawahnya digunakan sebagai akses jalan warga.


(Buk Renteng)

 Nah, ternyata di Belanda juga ada konsep serupa, tapi dengan skala yang jauh lebih besar. Jika di Sleman yang mengalir di atas jalan raya adalah air irigasi, di Belanda yang melintas di atas kita adalah kapal-kapal! Mari kita bahas Veluwemeer Aqueduct hasil dari teknik sipil yang fenomenal ini.

Apa Itu Veluwemeer Aqueduct?

Secara sederhana, Veluwemeer Aqueduct adalah jembatan air. Jika jembatan pada umumnya dibangun agar orang atau kendaraan bisa menyeberangi sungai, di sini konsep pemahamannya terbaik, menjadi sungainya yang dibangun melayang agar kapal bisa menyeberangi jalan raya. Wah, kerennya! Berlokasi di Harderwijk, Belanda, jembatan ini melintang tepat di atas jalan raya N302 (jalan dengan lalu lintas sibuk  yang menghubungkan Belanda dengan Flevoland). Proses perancangan dan pembangunan jembatan ini cukup singkat, yaitu selama empat tahun (1998–2002). Saluran Air ini memiliki panjang 25 meter dengan lebar 19 meter. Menjadikannya salah satu saluran air terpendek di dunia.  Air yang mengalir di atas jembatan ini memiliki kedalaman sekitar 3 meter, yang memungkinkan kapal kecil atau kendaraan air berdaya angkut dangkal dapat lewat di atasnya. Pembangunan jembatan Veluwemeer Aqueduct menelan biaya sekitar US$ 61 juta atau sekitar Rp 868 miliar, sobat.



Melihat konsepnya yang “terbalik”, pertanyaan pertama yang pasti muncul di kepala adalah: "Kenapa nggak bikin jembatan biasa aja?". Nah, seperti yang kita tahu, orang Belanda sudah terkenal sejak ratusan tahun lalu sebagai ahli menaklukkan air. Sehingga, para insinyur di sana memikirkan tiga faktor utama yaitu biaya, efisiensi lalu lintas, dan kelancaran jalur air. Saat merancang proyek ini, para insinyur sebenarnya sempat mempertimbangkan opsi seperti membangun jembatan angkat maupun terowongan. Sayangnya, semua ide tersebut dinilai kurang efisien, karena kalau memakai jembatan angkat, arus kendaraan di jalan N302 yang super sibuk pasti bakal sering berhenti dan akan berakibat ke macet total. Di sisi lain, membangun terowongan atau jembatan raksasa juga dinilai terlalu memakan waktu dan menguras anggaran. Sebagai solusi yang paling baik dan efisien, dipilihlah konsep saluran air pendek yang melayang di atas jalan raya. Pilihan ini terbukti sangat masuk akal dan hemat, mengingat jalur lalu lintas kapal di titik tersebut memang tidak membutuhkan perairan yang lebar dan dalam.

Belanda juga negara yang nyaman untuk para pejalan kaki juga pesepeda. Di kedua sisi Veluwemeer Aqueduct, terdapat trotoar khusus yang disediakan untuk pejalan kaki dan jalur khusus pesepeda. Jadi, para sobat KP bisa berdiri tepat di pinggir saluran air ini, melihat mobil melintas di bawah kaki, sambil menikmati pemandangan perahu yang lewat di samping. Benar-benar pemandangan yang keren dan memanjakan mata.

Referensi:

https://bacajogja.id/2022/03/22/sejarah-kanal-van-der-wijck-buk-renteng-di-sleman-yogyakarta/

https://yogyaku-tercinta.com/destinations/java/yogyakarta/yogyakarta-special-region/sleman-regency/buk-renteng-van-der-wijck/

https://interestingengineering.com/culture/the-netherlands-unique-water-bridge

https://bptsugm.com/veluwemeer-aqueduct-jembatan-unik-yang-fenomenal-di-belanda/

https://vnbuilding.vn/en/blog/veluwemeer-aqueduct-a-dutch-marvel-of-engineering

 

 

Sunday, March 22, 2026

Buka Peluang Baru di 2026: Yuk Privat Bahasa Belanda Bareng Karta Pustaka!

Halo, Sobat KP!

Punya impian studi, merintis karier, atau menetap di Belanda tahun ini? Atau mungkin ingin membekali diri dengan keterampilan bahasa baru yang bermanfaat? Pas banget nih, kelas privat bahasa Belanda di Karta Pustaka kembali dibuka untuk periode 2026!

Privat Karta Pustaka hadir dengan pilihan belajar secara ( online ) maupun tatap muka ( offline ), dengan jadwal yang super fleksibel menyesuaikan waktu luangmu.

Kenapa Harus Belajar di Karta Pustaka?

  • Konsultasi Gratis: Bebas tanya materi via WA/Email di luar jam kelas.

  • Materi Lengkap: Materi gratis dalam bentuk softcopy .

  • Terukur: Ada laporan evaluasi dan ujian di akhir setiap level.


Pilihan Kelas yang Pas Buat Sobat KP

Tinggal pilih program mana yang paling sesuai dengan tujuan kamu saat ini:

  • Kelas Anak (5–11 Tahun) Fokus mengenalkan percakapan ringan dan tata bahasa dasar dengan cara yang menyenangkan. (Cicilan mulai Rp750.000 / 5x pertemuan | Penuh: Rp6.000.000)

  • Kelas Pemula (A1 & A2) Cocok untuk Sobat KP yang baru mau mulai dari nol. Level A1 fokus pada percakapan santai, sedangkan A2 lebih ke arah percakapan semi formal (masing-masing 40x pertemuan). (Cicilan A1: Rp650.000 / 5x pertemuan | Cicilan A2: Rp825.000 / 5x pertemuan)

  • Kelas Profesional B1 & B2 ( Online Only ) Butuh kemahiran bahasa formal untuk urusan pekerjaan atau akademik? Tingkatan ini penjelasannya. (Cicilan B1 : Rp925.000 / 5x pertemuan | Cicilan B2 : Rp1.100.000 / 5x pertemuan)

  • Persiapan Inburgering Program wajib buat kamu yang mau ujian integrasi sipil Belanda. Kita akan bedah menyelesaikan materi membaca, mendengar, berbicara, menulis, dan KNS (10-15x pertemuan). (Cicilan Rp1.100.000 / 5x pertemuan)


Yuk, daftar dari sekarang dan siapkan diri menyambut peluang baru di tahun ini!

Untuk informasi lebih lanjut, program konsultasi, atau pendaftaran, Sobat KP bisa langsung chat Kak Dea di WhatsApp: +62 813-3899-8527 atau hubungi CS di +62 857-5057-9272 .

Jangan lupa kunjungi juga web kita di kartapustaka.blogspot.com atau mampir langsung ke Karta Pustaka di Bogem, Kalasan.