Les Bahasa Belanda

UJIAN BASISEXAMENINBURGERING A1

Beberapa orang cukup kewalahan dalam mempersiapkan Ujian Basisexamen Inburgering. Tapi sebagian lagi bingung, itu ujian apa sih? Mungkinkah ...

Wednesday, March 20, 2024

Belanda Negara Ter-Bahagia di Dunia

 


 

Para sobat KP pernah denger gak kalo Belanda sering disebut-sebut sebagai negara paling bahagia di dunia? Yup, ternyata ini fakta lho sobat! Kalok para sobat KP baru ngerasa down, mungkin mampir ke Belanda bisa jadi solusi ningkatin mood booster nih. Nah, berbicara tentang “negara paling bahagia”, kira-kira apa aja ya yang bikin Belanda disebut-sebut dengan istilah itu? Berikut min KP jabarin penjelasannya, cekidot!

Gimana ga bahagia, sih sobat? Belanda punya banyak alasan buat tertawa bahagia. Yup, jaminan kesejahteraan mereka yang keren abis! Mulai dari kesehatan, sistem pendidikan, keseimbangan kerja, dan lainnya. Coba para sobat KP bayangin, ketika kita bisa kerja dengan tenang tanpa mikirin keuangan? Nikmat mana yang kau dustakan coba?

Pertama, ngomongin soal kesehatan, Belanda punya sistem kesehatan yang keren abis! Sistem kesehatan Belanda adalah salah satu yang terbaik di dunia lho sobat, menurut laporan Commonwealth Fund. Belanda menjadi negara yang menduduki posisi kedua dalam rangking kesehatan tinggi, setelah Norvegia. Busett! Kenapa bisa ya sobat? Hal ini karena setiap warganya bisa medapatkan akses pelayanan kesehatan yang bener-bener oke dengan mudah. Mulai dari fasilitas sampai penanganannya yang satset. Belanda juga mewajibkan warganya yang berusia diatas 18 tahun untuk memiliki asuransi, agar penanganan kesehatan mereka bisa lebih terjamin, sobat.Udah gitu, sepeda jadi transportasi andalan mereka, jadi aktivitas fisik di Belanda merupakan hal yang biasa di lakukan. Makanya, warga Belanda biasanya lebih fit dan sehat, sobat!

Kedua Pendidikan. Belanda memiliki sistem Pendidikan yang keren juga bikin bahagia banget nih sobat. Buktinya, Belanda menduduki peringkat tinggi dalam pendidikan global, tercatat di peringkat ketiga oleh Forum Ekonomi Dunia dan memiliki kinerja tertinggi dalam peringkat Pisa/OECD untuk anak berusia 15 tahun. Hal ini karena sistem pendidikan Belanda ngasih kebebasan belajar dan pilihan pendidikan, lebih santai tanpa tekanan berlebihan, lingkungannya bebas stres, dan menghargai keseimbangan antara belajar dan bermain. Anak-anak Belanda dikasih sedikit atau bahkan gak ada PR dan punya kebebasan buat milih jalur pendidikan mereka sesuai minat dan prestasi mereka. Selain itu, sistem pendidikan ini juga ngasih nilai penting ke aktivitas fisik, yang bikin penurunan stres dan peningkatan kesehatan mental.

Ketiga, suasana di Belanda tuh nyaman banget. Gak ada tekanan berlebihan dari kerja, dan waktu senggang jadi kesempatan buat nongkrong sama temen-temen atau sekadar menikmati indahnya alam di Belanda. Udah gitu, di Belanda ada banyak tempat kerja yang menganut filosofi work-life balance, jadi gak heran kalo kualitas hidup mereka di atas rata-rata. Wah, keliatan nyaman banget ya sobat!

Belum lagi, cuacanya yang gak terlalu ekstrem juga bikin hati tenang. Meskipun kadang-kadang hujan, tapi musim panasnya juga nggak terlalu panas. Jadi, gak ada deh alasan buat bete gara-gara cuaca! Intinya, Belanda tuh kayak surga kecil di tengah dunia. Warga-warganya hidup dengan damai, bahagia, dan punya kualitas hidup yang tinggi. Jadi, kalo para sobat KP lagi butuh semangat hidup, mendingan mampir-mampir ke Belanda aja, sobat!

Ingin tahu lebih banyak mengenai hal menarik di Belanda? Silakan follow instagram dan tiktok kami di @kartapustaka atau hubungi kami di 085750579272 (Admin).

Penulis: Aldonna

Referensi:

https://nltimes.nl/2023/03/20/netherlands-remains-5th-world-happiness-report#:~:text=The%20Netherlands%20is%20the%20fifth,for%20the%20sixth%20year%20running

https://wise.com/us/blog/healthcare-system-in-the-netherlands

https://www.iamexpat.nl/expat-info/dutch-expat-news/dutch-healthcare-system-one-best-world

https://www.idntimes.com/life/career/rivandi-pranandita-putra/5-fakta-pola-kerja-orang-belanda-produktif-meski-waktu-kerja-sedikit-c1c2

https://www.iamsterdam.com/en/live-work-study/living/education-family/understanding-the-dutch-school-system

https://www.findingdutchland.com/five-impressions-of-the-dutch-educational-system/

https://hpatrinos.com/2017/05/26/happy-and-smart-kids-3-lessons-from-the-netherlands/

https://www.haibunda.com/parenting/20170924113859-61-8660/5-alasan-anak-anak-di-belanda-salah-satu-yang-paling-bahagia-di-dunia

 

Wednesday, March 13, 2024

"Ramadhan di Belanda: Jalani Puasa di Tanah Kincir Angin!"

 

 



Halo sobat KP! Kalian pada tau gak? Ga kerasa bulan Ramadhan udah dateng lagi nih di Belanda, mulai dari 11 Maret 2024! Yup, ini juga berarti bahwa bulan suci Ramadhan di Belanda akan berakhir pada 9 April di tahun ini. Buat para sobat KP yang mungkin masih bingung, min KP ada info tentang para umat Muslim di Belanda menjalani puasa di negeri kincir angin ini. Tunggu apa lagi? Yuk, simak lebih lanjut!!

Berbicara tentang umat Muslim di Belanda, mayoritas penduduknya beragama non-Muslim. Menurut data statista yang min KP dapatkan dari https://eurydice.eacea.ec.europa.eu/, saat ini populasi di Belanda mencapai lebih dari 17,1 juta orang dan sekitar 5% dari total penduduknya adalah Muslim. Meskipun mayoritas Muslim di Belanda berasal dari Turki dan Maroko, namun karena aliran migrasi sejak berakhirnya Perang Dunia Kedua, banyak individu dari berbagai negara Islam serta keturunan mereka telah menjadikan Belanda sebagai tempat tinggal baru bagi mereka dan generasi penerus mereka. Wah, ternyata latar belakang umat Muslim di Belanda beranekaragam juga ya sobat.

Oiya, menurut Wego dalam https://www.liputan6.com/, karena mayoritas penduduk Belanda merupakan non-Muslim, maka tidak ada peraturan khusus yang berlaku selama bulan Ramadhan. Namun, sebagai bentuk penghormatan terhadap kepercayaan dan kebudayaan Islam, disarankan untuk tidak makan, minum, atau berpakaian secara tidak pantas di tempat umum di daerah yang didominasi oleh penduduk Muslim gitu, sobat.

Membahas tentang bulan Ramadhan dan Belanda, para sobat KP pasti mikir, "Min, gimana suasana puasa di sana? Sama gak kayak di Indonesia? Dan berapa lama sih puasa di negara kincir angin ini?" Nah, suasana bulan Ramadhan di Belanda dan di Indonesia tentunya berbeda sobat. Karena mayoritas penduduk Belanda beragama non-Muslim, tentunya “vibes” Ramadhan kurang berasa di sana. Tapi, umat Muslim di Belanda tetap antusias menanti bulan Ramadhan, lho sobat! Hal ini terbukti dengan mulai adanya pengadaan acara-acara khusus yang diselenggarakan oleh komunitas-komunitas Muslim di Belanda. Ditambah lagi, musim panas di sini, siangnya emang bisa panas terik banget, tapi untungnya hari-hari di Belanda juga lumayan panjang, jadi umat muslim di Belanda masih punya waktu yang cukup buat ngisi perut di waktu sahur dan berbuka puasa. Untuk durasi berpuasa di Belanda kurang lebih 16,5 jam sehari, sobat. Wah, lama juga ya!

Terus, soal makanan, kita harus akuin, di Belanda ada banyak godaan makanan enak yang bisa bikin perut ngiler banget! Dari stroopwafel legit, kaastengel yang gurih, sampe oliebollen yang manis banget, semuanya tuh bisa bikin ngiler abis. Tapi tenang, min KP punya rahasia buat nahan godaan, yaitu dengan ngelakuin ibadah dengan ikhlas dan bersyukur atas rezeki yang udah kita dapet.

Tapi yang paling keren dari puasa di Belanda ini, adalah gimana kita bisa bersama-sama merasakan momen indahnya bulan Ramadhan bersama. Banyak komunitas muslim di sini yang bikin acara buka bersama di masjid atau bahkan di taman-taman kota. Jadinya, selain bisa puasa dengan penuh kekhidmatan, kita juga bisa bersosialisasi dan merasakan kebersamaan yang luar biasa.

Intinya, puasa di Belanda tuh nggak kalah seru dan penuh makna sama di negara kita. Meskipun mungkin beda tantangan dan godaannya, tapi dengan semangat yang kuat dan iman yang teguh, kita bisa lewatin puasa dengan sukses!

 Ingin tahu lebih banyak mengenai hal menarik di Belanda? Silakan follow instagram kami di @kartapustaka atau hubungi kami di 085750579272 (Admin)

Penulis: Aldonna                             

Referensi:

https://www.liputan6.com/islami/read/5545106/muslim-di-belanda-mulai-puasa-ramadan-2024-pada-11-maret-durasi-berpuasa-165-jam-sehari?page=4

https://eurydice.eacea.ec.europa.eu/national-education-systems/netherlands/population-demographic-situation-languages-and-religions

 

 

 

Saturday, March 2, 2024

KP Talks 10: Sharing Tips Inburghering A1 Nilai Sempurna

 

 

Halo, sobat KP! Kalian pasti udah pada denger kan tentang tes Inburghering A1? Nah, di KP Talks kali ini, Kak Yula bakal berbagi tips nih buat dapetin nilai sempurna di tes tersebut. Tapi sebelumnya, siapa sih Kak Yula itu? Nah, dia tuh cewek asal Jogja yang kerjaannya nggak main-main sobat. Udah gitu, dia juga sukses dapetin nilai 10 dari 3 sub tes Inburghering, lho! Mantap, kan? Jadi, gimana sih rahasianya Kak Yula bisa dapet nilai sempurna itu? Simak yuk, sobat!

Jadi, sebelumnya min KP bakal bahas background Kak Yula dulu ya. Kak Yula ini sibuk banget lho sobat, dia magang, jadi freelance tourguide di Jogja, bahkan jadi tutor pelukis dan punya bisnis sendiri! Tapi, tau nggak sih, dia bisa dapet nilai 10 sempurna di ujian inburgheringnya. Keren banget! Emm tapi ujian inburghering itu apa sih? Dan fungsinya buat apa? Nah, ujian inburghering itu ujian tentang penguasaan bahasa Belanda tingkat dasar dan pengetahuan umum tentang kehidupan sosial di Belanda sobat. Ini penting banget, lho, karena ini menjadi salah satu syarat buat dapet MVV. Wait, MVV itu apa? MVV adalah singkatan dari Machtiging tot Voorlopig Verblijf (Indonesia: Otorisasi untuk tinggal sementara/ITAS). Beda dengan visa turis/kunjungan yang sifatnya short stay dan hanya membolehkan pemegangnya keluar masuk wilayah Schengen selama paling lama 90 hari, maka MVV diperuntukkan mereka yang akan tinggal di Belanda selama lebih dari 90 hari. Nah, karena calonnya Kak Yula berasal dari Belanda, jadi Kak Yula membutuhkan MVV ini untuk bisa bertemu dengan calonnya di Belanda. Katanya sih biar nggak ribet dan bisa lama gitu, jadi pakai visa MVV!

Trus, gimana sih caranya Kak Yula bisa temuin kursus bahasa Belanda di Karta Pustaka? Nah, awalnya dia sama sekali nggak tahu ada les bahasa Belanda sobat. Tapi berkat latar belakangnya yang psikologi, pas ngobrol sama psikolog, Kak Yula direkomendasikan buat cari tempat kursus bahasa Belanda di Jogja. Langsung deh, dia search tentang kursus bahasa Belanda yang terpercaya di jogja, eh ketemu deh sama Karta Pustaka. Pas liat review-nya bagus di gmaps dan Instagramnya aktif, langsung join deh!



Kak Yula kan tinggal di Jogja, tapi kenapa milih kursus online bukannya offline saja? Karena waktu itu kursus offline di Karta Pustaka penuh terus, jadinya kebagian kursus online aja. Tapi untungnya, mudah dan fleksibel banget, sama guru yang mengajarnya. Jadi ya why not? Gas saja! Oiya, Kak Yula memutuskan buat kursus privat lho. Nah, karena privatenya ini, dia jadi nggak sungkan buat tanya-tanya kalau belum paham sama materi. Waktu juga fleksibel banget, jadi bisa saling menyesuaikan sama gurunya. Awalnya, waktu tanya admin KP tentang lesnya, dibilangin kira-kira butuh 25-30 pertemuan (1 minggu sekali) buat pede ujian. Tapi Kak Yula memutuskan buat perbanyak les dalam seminggu, jadi seminggu 2 kali, fleksibel banget kan? Nah, sobat ada funfact nih dari Kak Yula. Nah, karena materinya udah jelas diberi paperwork sama karta pustaka, jadinya Kak Yula “nyambi” juga buat belajar mandiri di rumah, jadi hanya dengan 10 pertemuan, Kak Yula udah merasa pede buat ikut ujian. Wah memang keren banget Kak Yula ini!

Nah, waktu pertama belajar bahasa Belanda, apa sih kesulitannya? Kak Yula bilang, kesulitannya mungkin karena banyak kosakata baru yang beda dengan bahasa Inggris, jadi harus belajar mandiri. Tapi untungnya dia sebelumnya udah belajar dari aplikasi Duolingo, jadi udah ada bekal buat kata-kata dasarnya.

Terus, ada nggak tips-tips buat ujian Inburghering dari Kak Yula? Ada dong! Pertama, tekun secara mandiri, jangan hanya mengandalkan guru aja. Dari Karta Pustaka kan dikasih materi ebook, jadi print aja dan coret-coret biar lebih mudah dipahami. Trus, pahami per kalimatnya ya! Nah Kak Yula juga kasih tips untuk setiap bab ujian dari tes Inburghering nih, berikut min KP ringkas buat para sobat KP tersayang:

  • ·       Ujian Leesvaardigheid itu yang tentang teks-teks berbahasa Belanda, sobat. Nah, tipsnya, baca dulu soalnya baru baca teksnya biar nggak capek baca semuanya bolak balik.
  • ·       Ujian Kennis Nederlandse Samenleving (KNS) itu ujian pengetahuan tentang Belanda, sobat. Nah, tipsnya, pelajari soal-soal yang susah dulu, terus ulangi-ulangi sampe paham. Jangan lupa juga, pake gambar buat bantu mengingat!
  • ·       Ujian Spreekvaardigheid itu ujian ngomong, sobat! Jadi, selain belajar jawabannya, kita juga harus belajar cara ngomong yang benar. Tipsnya, inget-inget aja jawaban yang paling mudah diinget, terus ulangi sampai bosen. Trus, temanin juga belajar pake aplikasi tambahan kayak Duolingo biar bisa latihan terus.

Oiya, siapa nih diantara para sobat KP yang ngerasa susah melafalkan kata-kata pas belajar bahasa Belanda? Nah, Kak Yula pun sama! Dia cerita, kalau untuk melafalkan katanya, dia belajar pake aplikasi tambahan kayak Duolingo. Jadinya, dia terus-terusan latian, sobat. Intinya, harus rajin latihan terus, biar makin mudah. Kalo bisa, ada tutor atau partner buat latian bareng, pasti akan sangat membantu nih!

Kalo soal ujiannya, ada yang penasaran ga berapa jumlahnya? Jadi, tes Inburghering itu kan dibagi jadi 3 bagian, sobat. Nah, kemungkinan tiap bab itu jumlah soalnya di bawah 20 soal kok. Tapi,  kalo para sobat KP pengen tau lebih detail, coba aja cari contoh soal Inburghering di internet, biasanya ada demo soalnya. Jadi bisa ngerjain beberapa dulu, trus ada keterangan di situ, berapa jumlah soal ujiannya. keren, kan?

Oiya, sebelum masuk ke ruang ujian, kita harus ngapain ya? Nah, menurut Kak Yula, daripada cuma nunggu gitu aja, mending istirahatin otak dan mental preparation. Biar pas masuk ruang ujian udah siap banget. Trus pas udah masuk, kita disuruh milih bagian mana dulu, biasanya ada 3 pilihan. Terus, waktu ujiannya tuh, kita sendiri nggak sih? Nah, di tempatnya Kak Yula, di ruangannya private gitu, sobat. Jadi nggak ada temen yang nemenin. Tapi sebelum ditinggal sendiri sama pengawasnya, kita ada dikasih instruksi dan demo soal sebelum mulai kok. Tapi pas udah mulai, kita sendiri deh. Nah, kalo udah selesai dan yakin jawabannya, tinggal bilang pake microphone kalau sudah selesai, nanti langsung didatengin deh.

Terus, buat proses mendaftar dan lain-lainnya, butuh berapa lama ya? Nah, Kak Yula cerita, waktu daftar biasanya bayarnya sekitar 150 Euro sobat. Jadwalnya juga nggak langsung keluar, biasanya harus tunggu dulu sekitar 2 minggu atau tiga minggu. Lumayan lama, kan? Tapi jangka waktu itu bagus buat persiapan! Nah, Kak Yula sendiri butuh sekitar 2 bulan buat ngurus semua itu. Tapi kalo dihitung dari awal belajar bahasa Belanda sampe ujian Inburghering, dia butuh waktu kurang lebih 3 bulan. Termasuk cepet banget ya Kak Yula.

Trus, kalo udah tinggal di Belanda lebih dari 90 hari, apa ada tambahan syarat lain nggak ya? Nah, menurut Kak Yula, mungkin ada ujian level berikutnya. Oiya fyi buat para sobat KP yang mau ke Belanda buat kerja, sekarang syaratnya minimal harus lulus ujian B1 sobat. Terus syaratnya biasanya dari bahasa yang digunakan di kantor, harus segera dimulai dan sering dipraktekin, sobat.

Wah menarik dan bermanfaat banget ya tips dari Kak Yula ini. Kita jadi tahu tips-tips jitu buat ngadepin si Inburghering ini, juga beberapa informasi terkait. Semoga dengan nerapin semua tips dari Kak Yula ini, jadi bisa buat kita dapetin nilai sempurna di tes Inburghering A1 kayak Kak Yula!

Penulis: Aldonna

Referensi:

https://prmshvr.wordpress.com/2020/07/02/persiapan-ujian-inburgering/