Les Bahasa Belanda

UJIAN BASISEXAMENINBURGERING A1

Beberapa orang cukup kewalahan dalam mempersiapkan Ujian Basisexamen Inburgering. Tapi sebagian lagi bingung, itu ujian apa sih? Mungkinkah ...

Wednesday, April 15, 2026

Buka Peluang Baru di 2026: Privat Bahasa Belanda Bareng Karta Pustaka!

Halo, Sobat KP!

Punya impian studi, merintis karier, atau menetap di Belanda tahun ini? Atau mungkin ingin membekali diri dengan keterampilan bahasa baru yang bermanfaat? Pas banget nih, kelas privat bahasa Belanda di Karta Pustaka kembali dibuka untuk periode 2026!

Privat Karta Pustaka hadir dengan pilihan belajar secara ( online ) maupun tatap muka ( offline ), dengan jadwal yang super fleksibel menyesuaikan waktu luangmu.

Kenapa Harus Belajar di Karta Pustaka?

  • Konsultasi Gratis: Bebas tanya materi via WA/Email di luar jam kelas.

  • Materi Lengkap: Materi gratis dalam bentuk softcopy .

  • Terukur: Ada laporan evaluasi dan ujian di akhir setiap level.


Pilihan Kelas yang Pas Buat Sobat KP

Tinggal pilih program mana yang paling sesuai dengan tujuan kamu saat ini:

  • Kelas Anak (5–11 Tahun) Fokus mengenalkan percakapan ringan dan tata bahasa dasar dengan cara yang menyenangkan. (Cicilan mulai Rp750.000 / 5x pertemuan | Penuh: Rp6.000.000)

  • Kelas Pemula (A1 & A2) Cocok untuk Sobat KP yang baru mau mulai dari nol. Level A1 fokus pada percakapan santai, sedangkan A2 lebih ke arah percakapan semi formal (masing-masing 40x pertemuan). (Cicilan A1: Rp650.000 / 5x pertemuan | Cicilan A2: Rp825.000 / 5x pertemuan)

  • Kelas Profesional B1 & B2 ( Online Only ) Butuh kemahiran bahasa formal untuk urusan pekerjaan atau akademik? Tingkatan ini penjelasannya. (Cicilan B1 : Rp925.000 / 5x pertemuan | Cicilan B2 : Rp1.100.000 / 5x pertemuan)

  • Persiapan Inburgering Program wajib buat kamu yang mau ujian integrasi sipil Belanda. Kita akan bedah menyelesaikan materi membaca, mendengar, berbicara, menulis, dan KNS (10-15x pertemuan). (Cicilan Rp1.100.000 / 5x pertemuan)


Yuk, daftar dari sekarang dan siapkan diri menyambut peluang baru di tahun ini!

Untuk informasi lebih lanjut, program konsultasi, atau pendaftaran, Sobat KP bisa langsung chat Kak Dea di WhatsApp: +62 813-3899-8527 atau hubungi CS di +62 857-5057-9272 .

Jangan lupa kunjungi juga web kita di kartapustaka.blogspot.com atau mampir langsung ke Karta Pustaka di Bogem, Kalasan.

Sunday, April 12, 2026

Kedekatan Belanda dengan Paracetamol

 


 

Halo, Sobat KP!

Kalau di Indonesia kita punya teknik jitu kerokan atau teh hangat sebagai "obat dari 1000 penyakit", lain ceritanya dengan masyarakat di Belanda. Di Belanda, ada satu benda yang dianggap sebagai solusi untuk hampir semua masalah Kesehatan: Paracetamol.

Bagi ekspatriat atau mahasiswa internasional yang baru pindah ke Belanda, kebanyakan akan mendapatkan ”culture shock” dalam hal kesehatan yaitu interaksi dengan dokter umum (huisarts) yang sering kali berakhir dengan cerita yang sama. Apa pun keluhan kesehatannya, mulai dari flu berat, sakit gigi, pusing, dan lain-lain, saran yang paling sering muncul adalah: "Pulanglah, istirahat, dan minum paracetamol." Ya, semua keluhan berakhir dengan paracetamol. Bahkan banyak meme yang beredar di internet tentang kedekatan Belanda dengan paracetamol ini.

Paracetamol :v - Meme by flama2000 :) MemedroidDutch doctors and paracetamol: name a more iconic duo, we'll wait 😂

(Meme paracetamol)

Mengapa Belanda bisa sangat percaya dengan Paracetamol?

Ada alasan yang kuat di balik fenomena unik ini:

a.       Melawan Resistansi Antibiotik: Dokter di Belanda sangat berhati-hati dalam meresepkan antibiotik. Mereka percaya bahwa tubuh harus diberi kesempatan untuk melawan infeksi/virus secara alami agar bakteri tidak menjadi kebal terhadap obat.

  1. Akses yang Sangat Mudah: Sobat KP bisa menemukan paracetamol di supermarket atau di toko obat tanpa perlu resep dokter. Harganya pun sangat murah, sering kali di bawah €1 untuk satu kotak.

Jadi, sobat KP jangan kaget atau merasa tidak dipedulikan jika hanya disarankan minum paracetamol untuk setiap keluhan kesehatan. Ini adalah cara mereka mengatakan bahwa kondisi kamu tidak membahayakan nyawa dan akan pulih dengan istirahat yang cukup. Namun, jika gejala sakit sobat KP memang sudah berlangsung lama, pastikan kamu menekankan bahwa kamu sudah mencoba minum paracetamol selama beberapa hari tapi belum ada perubahan. Biasanya, baru setelah itu mereka akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Wah, bisa dicoba nih tips nya! Salam sehat ya, Sobat KP!

Referensi:

https://dutchreview.com/dutch-quirks/dutch-quirk-104-be-prescribed-only-paracetamol-by-every-dutch-doctor/

https://www.thuisarts.nl/dutch-healthcare/what-people-abroad-often-notice-about-dutch-healthcare

https://www.cursor.tue.nl/en/in-depth/2019/september/week-1/paracetamol-for-president-getting-used-to-dutch-healthcare

 

Tuesday, April 7, 2026

Budaya Tikkie di Belanda

 


Tikkie: hoe werkt het?

Halo, Sobat KP!

Pernahkah kamu mendengar istilah "Going Dutch"? Di Belanda, konsep berbagi tagihan atau yang akrab kita sebut sebagai "patungan" alias "PT-PT" sudah menjadi norma yang sangat kental. Menariknya, tidak ada rasa canggung sama sekali ketika seseorang mengirimkan pesan tagihan tepat setelah acara makan bersama selesai, karena setiap orang memang diharapkan membayar apa yang mereka konsumsi sendiri secara transparan. Nah, budaya patungan ini sekarang sudah bertransformasi menjadi fenomena digital di Belanda melalui aplikasi bernama Tikkie. Tikkie merupakan aplikasi pembayaran online yang memungkinkan sobat KP untuk meneruskan permintaan bayar kepada orang lain melalui WhatsApp atau kode QR.

Sobat KP perlu tahu bahwa Tikkie ini banyak digunakan bahkan untuk membayar hal yang mungkin bagi kita sepele. Jadi jangan heran kalau sobat KP menerima tagihan untuk nominal yang bahkan bisa dibilang sangat kecil, seperti biaya parkir atau segelas kopi seharga €1,50, karena bagi orang Belanda, kejelasan dan transparasi finansial adalah kunci kenyamanan dalam pertemanan. Oiya, tikkie ini juga memiliki etika tersendiri sobat, salahsatunya adalah dalam hal kecepatan merespons (membayar). Jika sobat KP menerima pesan tikkie, maka membayar dengan sesegera mungkin adalah bentuk penghormatan terhadap waktu dan uang orang lain. Selama ajakannya bukan berupa undangan makan malam resmi, bersiaplah untuk selalu “PT PT” agar hubungan sosial tetap harmonis tanpa ada pihak yang merasa terbebani secara finansial.

Memahami budaya Tikkie berarti Sobat KP secara tidak langsung sedang belajar karakter masyarakat Belanda yang jujur, praktis, dan sangat menghargai kemandirian. Meski awalnya akan terasa kaku apalagi bagi kita orang Indonesia yang “gak enakan”, sistem ini sebenarnya mempermudah urusan nongkrong tanpa perlu repot menghitung uang tunai atau merasa berutang budi. Jadi, jika nanti kamu berkesempatan berkunjung ke Negeri Kincir Angin dan menerima notifikasi tagihan digital setelah menikmati kopi di pinggir kanal, jangan diambil hati ya! Itu adalah tanda bahwa kamu sudah mulai membaur dengan gaya hidup lokal. Oiya, kalau budaya tikkie ini kita bawa ke Indonesia, kira-kira bisa gak ya?

Referensi:

https://www.utwente.nl/en/stories/student/1839446/a-guide-to-dutch-culture/?tag=internationals

https://dutchreview.com/culture/tikkie-etiquette-dos-and-donts-of-asking-for-money/

https://www.consumentenbond.nl/betaalrekening/tikkie