Les Bahasa Belanda

UJIAN BASISEXAMENINBURGERING A1

Beberapa orang cukup kewalahan dalam mempersiapkan Ujian Basisexamen Inburgering. Tapi sebagian lagi bingung, itu ujian apa sih? Mungkinkah ...

Monday, October 5, 2026

Ario Soejono: Orang Indonesia yang Jadi Menteri Belanda

 

 


                                                                                            Sumber: detik.com

 

Sobat KP pernah kepikiran gak sih, bagaimana kalau orang Indonesia duduk di meja yang sama dan saling berdiskusi sebagai Menteri di luar negeri? Ini bukan hanya omong kosong, ya sobat! Kenalin, Pangeran Raden Adipati Ario Soejono, orang Indonesia pertama yang sukses menembus jajaran kabinet pemerintahan Belanda!

Soejono lahir sebagai anak Bupati Tulungagung pada 31 Maret 1886. Latar belakang keluarganya ini lah yang membuat ia memiliki kesempatan emas untuk bersekolah dan berkarier di dunia pemerintahan. Kariernya didunia pemerintahan melesat tajam, berawal dari seorang asisten wedana pada 1911 hingga menjabat sebagai Bupati Pasuruan di usia 30-an. Berkat keahliannya ini, pemerintah kolonial memberinya kursi di Volksraad (parlemen Hindia Belanda) periode 1920–1930, yang sekaligus sering menugaskan dirinya dalam berbagai agenda penting lintas negara antara Jawa dan Belanda seperti pelatihan atau seminar.

Momen menegangkan terjadi saat Jepang mulai menduduki Indonesia pada 1942. Kepanikan memaksa pemerintah Belanda mengungsi ke London, Inggris, dan Soejono turut dibawa dalam misi pelarian tersebut. Di tengah ketegangan perang, Perdana Menteri Pieter Sjoerd Gerbrandy mengambil  keputusan tak terduga dengan melantik Soejono sebagai menteri pada 6 Juni 1942. Nah, pasti sobat KP berpikir jika Soejono dilantik menjadi menteri di kabinet Belanda, ia akan tunduk pada Belanda. Tapi nyatanya tidak. Ia justru menggunakan posisinya untuk menyuarakan kepentingan Indonesia. Berkali kali soejono mengusulkan terkait pembebasan indonesia dari jajahan Belanda namun selalu diabaikan.

 Sayangnya, perlawanan berani Ario Soejono harus berakhir ketika beliau wafat di London pada 5 Januari 1943. Kisah perjuangannya ini menjadi bukti sejarah bahwa perlawanan tidak selalu mengandalkan senjata, melainkan bisa dilakukan lewat kemahiran negosiasi dan adu argumen di kandang lawan.

Tertarik belajar bahasa Belanda? sobat KP bisa langsung mengakses link berikut ini! 

 

Referensi:

https://www.cnbcindonesia.com/news/20260906135146-4-765490/warga-ri-diangkat-jadi-menteri-di-belanda-sejarah-baru

https://www.detik.com/edu/edutainment/d-8642397/tokoh-ini-jadi-satu-satunya-orang-indonesia-yang-pernah-jadi-menteri-di-belanda

 

Sunday, September 13, 2026

Antoni van Leeuwenhoek: Penjual Kain Delft yang menjadi Bapak Mikrobiologi

 


Halo, Sobat KP! Masih ingat keseruan pelajaran IPA di sekolah? Dulu, Min KP paling antusias kalau pelajaran IPA bab mengamati bakteri menggunakan mikroskop. Makhluk mikroskopis ini ukurannya sangat kecil, sehingga mustahil bisa dilihat oleh mata telanjang. Namun, pernahkah kalian terpikir, siapa orang pertama yang berhasil menyadari keberadaan mereka? Faktanya, penemu dunia mikroskopis ini ternyata bukan ilmuwan jenius bergelar tinggi, lho. Dia justru seorang pedagang kain dari kota kecil Delft di Belanda! Antoni van Leeuwenhoek, sosok keren yang dikenal sebagai "Bapak Mikrobiologi". Yuk, kita cari tahu lebih dalam kisahnya!

Sejarah ilmu pengetahuan ternyata tidak selalu ditulis oleh ilmuwan bergelar tinggi dari dalam laboratorium, melainkan juga bisa bermula dari seorang pedagang kain asal Delft, Belanda, bernama Antoni van Leeuwenhoek (1632–1723). Kesehariannya yang menuntut ketelitian dalam mengevaluasi kualitas serat kain, mendorongnya mencari alat pembesar yang lebih mendukung pekerjanya dari sekadar kaca biasa pada masa itu. Rasa ingin tahunya memicu Van Leeuwenhoek untuk bereksperimen menciptakan mikroskop lensa tunggal (sederhana) melalui teknik pembuatan, pemanasan, dan pemolesan kaca yang masih menjadi misteri hingga saat ini. Hasilnya luar biasa! Mikroskop buatannya mampu memperbesar objek hingga 200 kali lipat, mengalahkan mikroskop majemuk terbaik yang ada di abad itu.

Berbekal mikroskop revolusioner ciptaannya tersebut, Leeuwenhoek mulai melihat dunia dengan mengarahkan lensanya pada berbagai objek acak di sekitarnya. Leeuwenhoek menggunakan mikroskop berlensa tunggal dengan kualitas tingkat tingginya untuk mengamati objek seperti air kolam, air sumur, cairan hujan di tempayan, hingga plak pada sela-sela gigi dan sel-sel darah. Rasa penasarannya ini menjadi temuan pengetahuan luar biasa pada era 1670-an, menjadikannya manusia pertama yang menyaksikan kehidupan mikroskopis. Ia mengamati dan menggambar detail wujud bakteri, sel darah merah, serta spermatozoa yang bergerak aktif, kemudian menyebut temuan organisme bersel satu ini dengan istilah "animalcules" atau hewan-hewan mungil.

 Seluruh observasi mengenai dunia kecil tak kasat mata ini ia catat dan laporkan melalui ratusan surat kepada Royal Society of London dan pada akhirnya banyak diantara surat tersebut diterbitkan. Surat-surat itu banyak membahas aspek biologi, bahkan mineralogi. Di sisi lain, pengamatannya sukses meruntuhkan kepercayaan sebelumnya tentang teori generasi spontan dengan membuktikan bahwa organisme tidak muncul begitu saja dari benda mati. Seluruh dedikasi inilah yang pada akhirnya membangun fondasi penting bagi biologi seluler dan mengabadikan namanya sebagai Bapak Mikrobiologi.

Tertarik belajar bahasa Belanda? sobat KP bisa langsung mengakses link berikut ini!

Referensi:

https://www.bbc.co.uk/history/historic_figures/van_leeuwenhoek_antonie.shtml

https://ucmp.berkeley.edu/history/leeuwenhoek.html

https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC4360124/

https://www.mdpi.com/2076-2607/11/8/1994

https://www.britannica.com/biography/Antonie-van-Leeuwenhoek

https://www.kompas.com/global/read/2020/10/23/164312670/biografi-tokoh-dunia-antonie-van-leeuwenhoek-pedagang-kain-yang-jadi?page=all

https://www.sciencemuseum.org.uk/objects-and-stories/medicine/microscope

 

Thursday, September 10, 2026

Pembukaan Kelas Offline Pemula Karta Pustaka (September 2026)

 



Halo sobat KP di JOGJA!
Karta Pustaka kembali membuka kelas OFFLINE pemula bahasa Belanda, nih!
Untuk sobat KP yang ingin belajar Bahasa Belanda dan bisa bercakap bahasa belanda dari 0, sobat bisa bergabung ke kelas ini secara offline di akhir bulan September ini! 

Guru profesional, belajar fun bersama teman-teman.

Dengan harga 700 ribu, sobat bisa mengikuti kelas bahasa Belanda sebanyak 10 pertemuan loh.
Optional: biaya buku cetak 200 ribu

Untuk melihat transparansi rincian biaya terbaru, memeriksa ketersediaan kursi, atau sekadar berkonsultasi mengenai jadwal kelas terdekat, sobat KP bisa langsung mengakses link berikut ini! atau Tim Kami (WhatsApp) Dea: +62 813-3899-8527 Tot Ziens, allemaal!