Les Bahasa Belanda

UJIAN BASISEXAMENINBURGERING A1

Beberapa orang cukup kewalahan dalam mempersiapkan Ujian Basisexamen Inburgering. Tapi sebagian lagi bingung, itu ujian apa sih? Mungkinkah ...

Saturday, October 10, 2026

Rekomendasi Kampus Hukum Terbaik di Belanda (Versi QS Rankings)

 


Halo, sobat KP! Kita semua tahu, Belanda sering disebut sebagai arah pendidikan hukum dunia, termasuk Indonesia. Wajar saja, mengingat Den Haag adalah pusat dari berbagai pengadilan internasional. Jika para sobat KP berencana mengambil studi hukum di Belanda, min KP ada rekomendasi kampus hukum andalan di sana! Merujuk pada QS World University Rankings by Subject: Law & Legal Studies, ada tiga nama besar universitas yang wajib masuk list universitas tujuan kamu. Supaya sobat KP gak bingung buat pilih yang mana, berikut rangkuman keunggulan dari masing-masing kampus tersebut. Langsung saja, ini dia daftarnya!

           1.  Leiden Law School

Ministry and Leiden Law School to work together more closely - Leiden  University

(Sumber: www.universiteitleiden.nl)

 

Kalau ngomongin hukum internasional, Leiden adalah rajanya. Berdiri sejak tahun 1575, Leiden secara konsistens menjajaki peringkat atas dunia, misalnya peringkat ke-23 secara global untuk jurusan hukum menurut QS World University Rankings. Keunggulan paling menonjol dari Leiden adalah mereka memiliki kampus kedua di Den Haag, yang dijuluki sebagai kota perdamaian dan keadilan dunia. Di sana ada Grotius Center for International Legal Studies, tempat kamu bisa belajar langsung di dekat Mahkamah Internasional (ICJ) dan Mahkamah Pidana Internasional (ICC). Selain itu, sebagai fakultas bereputasi global, Leiden mengunggulkan pendekatan pembelajaran intensif yang langsung dibimbing oleh para pakar dengan latar belakang praktisi aktif, seperti hakim maupun pengacara profesional, jadi sobat KP gak perlu raguin lagi deh.

2. Amsterdam Law School (UvA)

Amsterdam Law School - University of Amsterdam

(Sumber: www.uva.nl)

Kalau Leiden terkenal dengan klasik-nya, maka UvA bisa dikatakan modern dan inovatif. Kampus ini cocok banget buat sobat KP yang tertarik sama perpaduan antara hukum, bisnis, dan teknologi (seperti AI atau hak cipta digital). Mereka punya Institute for Information Law (IViR), salah satu pusat penelitian hukum informasi terbesar di dunia. Selain itu, belajarnya juga gak hanya terpaku pada teori aja. Mereka mempunyai program bernama Amsterdam Law Practice (ALP) yaitu program magang yang ditujukan untuk Magister di Fakultas Hukum Amsterdam yang bahkan memenangkan penghargaan Dutch Higher Education Premium pada tahun 2022 atas inovasi pendidikannya. Lewat program ini, kamu akan terjun langsung untuk menangani kasus nyata di lapangan dengan mengambil berbagai peran hukum, seperti pengacara, penasihat hukum, atau hakim. Jadi ALP ini akan membantu sobat KP untuk membangun “identitas dan etika” yang kuat sebagai praktisi hukum profesional. Selain itu, mereka juga punya program sarjana berbahasa inggris yaitu PPLE (Politik, Psikologi, Hukum, dan Ekonomi). Program ini diajarkan sepenuhnya dalam bahasa Inggris selama 3 tahun, sehingga kemampuan bahasa Belanda tidak diperlukan dalam kegiatan pembelajaran. Wah, cocok banget nih buat para sobat KP yang baru mulai belajar Bahasa Belanda dan belum terlalu fasih dengan bahasa-bahasa pendidikan dalam bahasa Belanda.

3. Faculty of Law Maastricht University

Experience Day (on-campus) – Bachelor European Law School - Events - Maastricht  University

(Sumber: www.maastrichtuniversity.nl)

Sobat KP tipe siswa yang mudah bosan dengan gaya kuliah yang cuma duduk diam dengerin dosen ngomong di kelas? Universitas Maastricht jawabannya! Kampus ini menggunakan metode yang namanya Problem-Based Learning (PBL). Program ini dirancang untuk membuat kamu belajar dalam kelompok kecil (sekitar 15 orang) dengan diberi simulasi masalah hukum untuk dipecahkan bareng-bareng, gitu sobat. Program unggulan Maastricht University yaitu European Law School, program ini mengajarkan hukum secara fokus, dimana sobat KP akan diajak untuk mengembangkan keterampilan praktis melalui tantangan hukum, proyek penelitian, dan kompetisi pengadilan (moot court). Selain itu, di sini lingkungan global-nya sangat diperhatikan, karena itulah kampus ini sampai dianugerahi akreditasi bergengsi Certificate for Quality in Internationalization (CeQuInt). Akreditasi ini berarti bahwa internasionalisasi merupakan bagian penting dari pendidikan dan memastikan bahwa semuanya berstandar internasional yang sangat tinggi.

Setiap kampus terbaik di Belanda tentu membawa keunikan dan suasana belajarnya masing-masing, tinggal bagaimana sobat KP memilih dan mencocokkannya sendiri. Dari deretan universitas bergengsi tadi, mana yang paling mencuri perhatianmu dan ingin kamu cari tahu lebih lanjut? Jangan tunda untuk mulai menyusun langkah persiapanmu dari sekarang, ya sobat!

Tertarik belajar bahasa Belanda? sobat KP bisa langsung mengakses link berikut ini! 

Referensi:

https://www.topuniversities.com/university-subject-rankings/law-legal-studies?countries=nl

https://www.universiteitleiden.nl/en/education/study-programmes/master/law/european-law/why-leiden-university

https://www.uva.nl/en/about-the-uva/organisation/faculties/amsterdam-law-school/amsterdam-law-school.html

https://www.maastrichtuniversity.nl/education/bachelor/programmes/european-law-school?gad_source=1&gad_campaignid=21872184220&gbraid=0AAAAADp6NCYnAOkhNYVm_ge3RAITLqCVG&gclid=CjwKCAjwwrPVBhA1EiwAv_YO-Q0jGQQnWT75uG-7qZjJBWVKzzizY3aCMXiwn0bmtse4Fly9V2DWLRoCutsQAvD_BwE

 

Monday, October 5, 2026

Ario Soejono: Orang Indonesia yang Jadi Menteri Belanda

 

 


                                                                                            Sumber: detik.com

 

Sobat KP pernah kepikiran gak sih, bagaimana kalau orang Indonesia duduk di meja yang sama dan saling berdiskusi sebagai Menteri di luar negeri? Ini bukan hanya omong kosong, ya sobat! Kenalin, Pangeran Raden Adipati Ario Soejono, orang Indonesia pertama yang sukses menembus jajaran kabinet pemerintahan Belanda!

Soejono lahir sebagai anak Bupati Tulungagung pada 31 Maret 1886. Latar belakang keluarganya ini lah yang membuat ia memiliki kesempatan emas untuk bersekolah dan berkarier di dunia pemerintahan. Kariernya didunia pemerintahan melesat tajam, berawal dari seorang asisten wedana pada 1911 hingga menjabat sebagai Bupati Pasuruan di usia 30-an. Berkat keahliannya ini, pemerintah kolonial memberinya kursi di Volksraad (parlemen Hindia Belanda) periode 1920–1930, yang sekaligus sering menugaskan dirinya dalam berbagai agenda penting lintas negara antara Jawa dan Belanda seperti pelatihan atau seminar.

Momen menegangkan terjadi saat Jepang mulai menduduki Indonesia pada 1942. Kepanikan memaksa pemerintah Belanda mengungsi ke London, Inggris, dan Soejono turut dibawa dalam misi pelarian tersebut. Di tengah ketegangan perang, Perdana Menteri Pieter Sjoerd Gerbrandy mengambil  keputusan tak terduga dengan melantik Soejono sebagai menteri pada 6 Juni 1942. Nah, pasti sobat KP berpikir jika Soejono dilantik menjadi menteri di kabinet Belanda, ia akan tunduk pada Belanda. Tapi nyatanya tidak. Ia justru menggunakan posisinya untuk menyuarakan kepentingan Indonesia. Berkali kali soejono mengusulkan terkait pembebasan indonesia dari jajahan Belanda namun selalu diabaikan.

 Sayangnya, perlawanan berani Ario Soejono harus berakhir ketika beliau wafat di London pada 5 Januari 1943. Kisah perjuangannya ini menjadi bukti sejarah bahwa perlawanan tidak selalu mengandalkan senjata, melainkan bisa dilakukan lewat kemahiran negosiasi dan adu argumen di kandang lawan.

Tertarik belajar bahasa Belanda? sobat KP bisa langsung mengakses link berikut ini! 

 

Referensi:

https://www.cnbcindonesia.com/news/20260906135146-4-765490/warga-ri-diangkat-jadi-menteri-di-belanda-sejarah-baru

https://www.detik.com/edu/edutainment/d-8642397/tokoh-ini-jadi-satu-satunya-orang-indonesia-yang-pernah-jadi-menteri-di-belanda

 

Sunday, September 13, 2026

Antoni van Leeuwenhoek: Penjual Kain Delft yang menjadi Bapak Mikrobiologi

 


Halo, Sobat KP! Masih ingat keseruan pelajaran IPA di sekolah? Dulu, Min KP paling antusias kalau pelajaran IPA bab mengamati bakteri menggunakan mikroskop. Makhluk mikroskopis ini ukurannya sangat kecil, sehingga mustahil bisa dilihat oleh mata telanjang. Namun, pernahkah kalian terpikir, siapa orang pertama yang berhasil menyadari keberadaan mereka? Faktanya, penemu dunia mikroskopis ini ternyata bukan ilmuwan jenius bergelar tinggi, lho. Dia justru seorang pedagang kain dari kota kecil Delft di Belanda! Antoni van Leeuwenhoek, sosok keren yang dikenal sebagai "Bapak Mikrobiologi". Yuk, kita cari tahu lebih dalam kisahnya!

Sejarah ilmu pengetahuan ternyata tidak selalu ditulis oleh ilmuwan bergelar tinggi dari dalam laboratorium, melainkan juga bisa bermula dari seorang pedagang kain asal Delft, Belanda, bernama Antoni van Leeuwenhoek (1632–1723). Kesehariannya yang menuntut ketelitian dalam mengevaluasi kualitas serat kain, mendorongnya mencari alat pembesar yang lebih mendukung pekerjanya dari sekadar kaca biasa pada masa itu. Rasa ingin tahunya memicu Van Leeuwenhoek untuk bereksperimen menciptakan mikroskop lensa tunggal (sederhana) melalui teknik pembuatan, pemanasan, dan pemolesan kaca yang masih menjadi misteri hingga saat ini. Hasilnya luar biasa! Mikroskop buatannya mampu memperbesar objek hingga 200 kali lipat, mengalahkan mikroskop majemuk terbaik yang ada di abad itu.

Berbekal mikroskop revolusioner ciptaannya tersebut, Leeuwenhoek mulai melihat dunia dengan mengarahkan lensanya pada berbagai objek acak di sekitarnya. Leeuwenhoek menggunakan mikroskop berlensa tunggal dengan kualitas tingkat tingginya untuk mengamati objek seperti air kolam, air sumur, cairan hujan di tempayan, hingga plak pada sela-sela gigi dan sel-sel darah. Rasa penasarannya ini menjadi temuan pengetahuan luar biasa pada era 1670-an, menjadikannya manusia pertama yang menyaksikan kehidupan mikroskopis. Ia mengamati dan menggambar detail wujud bakteri, sel darah merah, serta spermatozoa yang bergerak aktif, kemudian menyebut temuan organisme bersel satu ini dengan istilah "animalcules" atau hewan-hewan mungil.

 Seluruh observasi mengenai dunia kecil tak kasat mata ini ia catat dan laporkan melalui ratusan surat kepada Royal Society of London dan pada akhirnya banyak diantara surat tersebut diterbitkan. Surat-surat itu banyak membahas aspek biologi, bahkan mineralogi. Di sisi lain, pengamatannya sukses meruntuhkan kepercayaan sebelumnya tentang teori generasi spontan dengan membuktikan bahwa organisme tidak muncul begitu saja dari benda mati. Seluruh dedikasi inilah yang pada akhirnya membangun fondasi penting bagi biologi seluler dan mengabadikan namanya sebagai Bapak Mikrobiologi.

Tertarik belajar bahasa Belanda? sobat KP bisa langsung mengakses link berikut ini!

Referensi:

https://www.bbc.co.uk/history/historic_figures/van_leeuwenhoek_antonie.shtml

https://ucmp.berkeley.edu/history/leeuwenhoek.html

https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC4360124/

https://www.mdpi.com/2076-2607/11/8/1994

https://www.britannica.com/biography/Antonie-van-Leeuwenhoek

https://www.kompas.com/global/read/2020/10/23/164312670/biografi-tokoh-dunia-antonie-van-leeuwenhoek-pedagang-kain-yang-jadi?page=all

https://www.sciencemuseum.org.uk/objects-and-stories/medicine/microscope