Les Bahasa Belanda

UJIAN BASISEXAMENINBURGERING A1

Beberapa orang cukup kewalahan dalam mempersiapkan Ujian Basisexamen Inburgering. Tapi sebagian lagi bingung, itu ujian apa sih? Mungkinkah ...

Thursday, March 12, 2026

Belanda dengan Rumah Tanpa Tirainya

 


 


Bagi Sobat KP yang pernah berkunjung atau tinggal di Belanda, pernahkan kalian terkejut Ketika berjalan di malam hari di kota Amsterdam atau Utrecht karena melihat betapa “terbukanya” rumah-rumah di sana? Tanpa tirai yang tertutup rapat, hingga kita bisa melihat langsung ke dalam ruang tamu yang hangat, lengkap dengan lampu hias dan rak buku yang tertata rapi.

Bagi kita di Indonesia, privasi adalah segalanya. Namun bagi warga Belanda, membiarkan jendela terbuka lebar adalah sebuah tradisi yang sudah mengakar kuat. Kok bisa? Yuk, kita cari tahu alasannya!

1.      Ajaran Calvinisme: "Aku Tidak Punya Apa Pun untuk Disembunyikan"

Salahsatu alasan yang paling sering dikutip adalah pengaruh kuat dari agama Calvinisme di Belanda pada masa lalu. Dalam ajaran calvinisme, kejujuran dan keterbukaan menjadi nilai utama. Sehingga, menurut gagasan ini, tirai yang terbuka menandakan bahwa kita tidak sedang menyembunyikan apa pun dan menjalani kehidupan yang terhormat. Juga warga Belanda percaya bahwa jika mereka menutup tirai, itu berarti mereka sedang menyembunyikan sesuatu yang menjanjikan atau berdosa di dalam rumah. Dengan membiarkan jendela terbuka, mereka seolah berkata: "Lihatlah, aku tidak memiliki rahasia apa pun."

2.      Perang Dunia kedua

Selama masa perang dunia kedua dimana Belanda diduduki oleh Jerman, terdapat banayk aturan pembatasan terhadap cahaya. Hal ini menyebabkan timbulnya banyak aturan pemadaman lampu. Alasannya agar pesawat pembom sekutu tidak bisa menjadikan cahaya kota sebagai navigasi untuk mencapai target. Sehingga, warga dipaksa untuk menutup jendela dengan tirai yang sangat tebal, cat hitam, atau kertas gelap. Saking ketatnya, sampai-sampai jika ada sedikit saja cahaya yang bocor keluar, itu akan menyebabkan denda. Sehingga, ketika Belanda bebas pada tahun 1945, mereka bersama-sama membuka tirai lebar-lebar menjadi simbol kebebasan yang luar biasa. Cahaya yang keluar dari jendela seolah merayakan berakhirnya masa-masa gelap penindasan.

3.      Berburu Cahaya Matahari

Oiya, jangan lupa faktor cuaca, Sobat. Belanda merupakan salahsatu negara yang sangat kekurangan cahaya, apalagi ketika bulan-bulan musim gugur hingga musim dingin. Mereka sangat sering berawan. Karena arsitektur rumah di Belanda cenderung sempit dan panjang ke belakang, cahaya alami jadi barang mewah, deh. Menutup jendela dengan gorden tebal hanya akan membuat rumah terasa semakin gelap dan sumpek. Sehingga, banyak warga Belanda yang sangat menghargai setiap pancaran cahaya matahari yang masuk ke dalam rumah mereka.

Jadi, Gimana nih menurut Sobat KP? Kalau kebiasaan ini dilakukan di Indonesia, kira-kira apa yang akan terjadi ya?

 

Referensi:

https://www.visitingthedutchcountryside.com/culture/why-dutch-people-do-not-close-curtains/

https://dutchreview.com/culture/why-dont-the-dutch-like-to-use-curtains/

https://www.ndtv.com/lifestyle/why-homes-in-amsterdam-and-the-rest-of-the-netherlands-have-no-curtains-10950365

https://edition.cnn.com/travel/article/dutch-windows

httos://detik.com/

 

Monday, March 9, 2026

Rumah “Langsing” di Amsterdam

 

 


Halo, Sobat KP! Kalian pernah gak sih membayangkan tinggal di dalam rumah yang lebarnya bahkan gak sampai dua meter? Aaa, mungkin bagi para penderita klaustrofobia (fobia ruang sempit), tinggal di sini menjadi ancaman tersendiri untuk mereka. Nah, jika kalian berkunjung ke Amsterdam, pemandangan deretan rumah tinggi yang ramping dan berhimpit di sepanjang kanal pasti akan mencuri perhatian.

Rumah-rumah ini bukan sekadar unik secara visual, tapi menyimpan sejarah panjang tentang kecerdikan warga Belanda dalam menyiasati aturan. Yuk, kita bedah fakta menarik di balik arsitektur "langsing" khas Amsterdam ini!

1.      Pajak yang Menentukan Lebar Bangunan

Tahukah Sobat KP mengapa rumah di sana sangat sempit? Jadi, pada abad ke-16,  warga Belanda dikenai pajak untuk banyak hal, termasuk lebar rumah mereka. Pemerintah menerapkan pajak bangunan berdasarkan lebar fasad (bagian depan rumah) yang menghadap ke kanal. Semakin lebar rumahnya, semakin mahal pajaknya. Alhasil, warga Amsterdam pun memutar otak dengan membangun rumah yang sangat sempit ke samping, namun dibuat sangat tinggi dan memanjang ke belakang. Strategi ini menjadi cara paling jitu untuk menghemat pengeluaran pajak saat itu.

Pemilihan arsitektur ”langsing” ini sangat berpengaruh ke fenomena arsitektur lain di dalam rumah. Salah satu contohnya adalah tangga yang sempit. Banyak wisatawan yang culture shock mendapati tangga-tangga yang sempit dan curam di dalam rumah-rumah kanal tersebut. Namun, bagi banyak warga Belanda, perjalanan naik dan turun dari bangunan arsitektur yang berbahaya ini sudah menjadi hal biasa karena mereka sudah terbiasa menaiki tangga sempit sejak lahir.

2.      Kait Besi di Atap Rumah

Pernah memperhatikan ada balok kayu atau besi yang menonjol di bagian paling atas rumah-rumah ini? Itu disebut sebagai hijsbalk. Mengingat tangga di dalam rumah sangat sempit dan curam, mustahil bagi warga untuk membawa furnitur besar seperti kasur atau lemari melalui jalur dalam. Lalu? Nah, untuk itu hijsbalk hadir di kehidupan mereka sebagai katrol guna mengerek barang-barang dari luar jendela. Inil juga jadi salahsatu alasan mengapa jendela rumah di Amsterdam biasanya berukuran cukup besar.

 

3.      Bangunan yang Terlihat Miring

Kalau Sobat KP melihat rumah yang tampak seolah-olah akan "jatuh" ke arah jalan, jangan khawatir! Itu seringkali disengaja dalam pembangunannya. Teknik ini disebut op de vlucht bouwen. Fasad rumah sengaja dibangun sedikit condong ke depan agar saat barang-barang dikerek menggunakan hijsbalk, barang tersebut tidak membentur tembok atau memecahkan kaca jendela di lantai bawahnya. Selain itu, posisi miring ini memberikan kesan rumah yang lebih megah jika dilihat dari bawah.

Namun, jika sobat KP melihat beberapa rumah yang tampak bersandar satu sama lain untuk menjaga keseimbanga, itu tidak disengaja ya sobat. Banyak rumah bersejarah Belanda, terutama yang berada di Amsterdam, dibangun di atas tiang kayu yang ditancapkan jauh ke dalam rawa berpasir yang merupakan lanskap Belanda. Seiring berjalannya waktu, karena perubahan permukaan air dan penuaan secara umum, beberapa tiang ini mulai membusuk, menyebabkan beberapa rumah miring ke samping.

 

4.      Rekor Bangunan "Paling Sempit"

Terdapat dua bangunan ikonik yang memiliki predikat rumah tersempit di Amsterdam, yaitu:

a.      Singel 7:

Most narrow house in the world, Singel 7, Amsterdam

Sering disebut rumah tersempit di dunia karena bagian belakangnya hanya selebar satu meter. Namun, sebenarnya ini hanyalah fasad belakang rumah yang aslinya lebih luas.

b.     Oude Hoogstraat 22:

 

Kemudian rumah yang benar-benar kecil secara utuh. Lebarnya hanya sekitar 2,02 meter dengan kedalaman 5 meter. Sekarang, rumah mungil ini beralih fungsi menjadi toko teh yang sangat estetik.

Wah, menarik sekali ya, Sobat KP! Pemilihan arsitektur sempit ini membuktikan bahwa keterbatasan ruang dan aturan pajak justru menjadi inovasi ikon dunia sampai hari ini.

Referensi:

https://dutchreview.com/culture/amsterdam-canal-houses/

https://www.iamsterdam.com/en/see-and-do/attractions-and-sights/weird-and-wonderful-houses

https://ar.pinterest.com/pin/908179081099229883/

https://360amsterdamtours.com/the-smallest-house/

https://detik.com/



 

 

 

 

Saturday, March 7, 2026

Rekomendasi Universitas Bisnis Terbaik di Belanda

 


 

Halo, Sobat KP! Kali ini min KP hadir dengan info menarik buat pra sobat KP yang semangat mengejar mimpi kuliah di Belanda. Kita semua tahu, Belanda memang sudah lama menjadi destinasi favorit bagi para pejuang beasiswa dan mahasiswa internasional, dengan salahsatu jurusan favoritnya yaitu bisnis. Bukan tanpa alasan, yup! “Negeri Keju” ini punya sistem pendidikan yang sangat inovatif dan koneksi industri yang luar biasa, sehingga terlihat menarik bagi pelajar yang ingin melanjutkan mimpinya di luar negeri. Nah, khusus buat sobat KP yang tertarik lanjut untuk gelar Master (S2) atau PhD (S3) di bidang Bisnis, min KP sudah merangkum 3 universitas terbaik di Belanda yang kualitasnya sudah diakui dunia. Yuk, kita bahas bareng!

A. Sekolah Manajemen Rotterdam (RSM) – Universitas Erasmus Rotterdam

Sekolah Manajemen Rotterdam, Universitas Erasmus (RSM) | TEMUKAN MBA

Kalau bicara soal bisnis di Belanda, nama RSM pasti berada di urutan teratas. Terletak di kota pelabuhan terbesar di Eropa, universitas ini adalah "pabrik" pemimpin bisnis kelas dunia.

  • RSM memegang status Akreditasi Triple Crown (AACSB, AMBA, EQUIS), sebuah pengakuan yang hanya dimiliki oleh 1% sekolah bisnis di seluruh dunia.
  • Program MSc Supply Chain Management RSM mempertahankan posisinya sebagai no 3 di dunia dalam Peringkat Magister Bisnis QS 2025. Hasil ini memimpin kinerja yang kuat di seluruh portofolio sekolah, dengan empat program magister lainnya termasuk Pemasaran, Manajemen, dan Analisis Bisnis, mendapatkan posisi di 30 besar global untuk kemampuan kerja dan kepemimpinan intelektual.
  • Financial Times mengakui RSM sebagai pemimpin dunia dalam pelaporan keberlanjutan:
    • Executive MBA: Peringkat 37 di dunia, no 1 di Benelux, dan no 3 di dunia untuk jejak karbon.
    • MBA Penuh Waktu: Peringkat 52 di dunia, no 1 di Benelux, dan no 4 di dunia untuk jejak karbon.
    • MSc Keuangan & Investasi: Peringkat 4 di dunia untuk Jejak Karbon .
  • Bagi Sobat KP yang mengincar PhD, RSM adalah salah satu fasilitas penelitian manajemen terbaik di Eropa. Mereka memiliki lebih dari 250 peneliti senior dan150 mahasiswa PhD, juga 35 pusat penelitian yang sangat aktif berkolaborasi dengan perusahaan global.
  • RSM sangat fokus pada keberlanjutan (sustainability). Bahkan hampir 70% metrik mereka sudah mengintegrasikan poin-poin Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

 B. Amsterdam Business School (ABS) – Universitas Amsterdam (UvA)

Amsterdam Business School in The Netherlands : Reviews & Rankings | Student  Reviews & University Rankings EDUopinions

Ingin kuliah di pusat kota yang dinamis? Amsterdam Business School adalah penjelasannya. Sebagai bagian dari University of Amsterdam yang konsisten masuk 100 universitas terbaik dunia, ABS menawarkan lingkungan yang sangat kosmopolitan.

  • ABS dikenal karena pendekatan analitis dan inovatifnya. Dalam peringkat terbaru QS World University Rankings 2026, UVA menempati posisi ke-55 secara global . Mereka sangat kuat di bidang Keuangan dan Bisnis Internasional.
  • Jika Sobat KP tertarik pada penelitian yang menggabungkan bisnis dengan teknologi (seperti Data Science atau AI dalam Bisnis), ABS adalah tempatnya. Lokasinya yang dekat dengan pusat keuangan dan perusahaan rintisan (startup) di Amsterdam memberikan peluang jejaring yang tak terbatas.
  • Beberapa peringkat global UvA:
    • Universitas Terbaik Global Versi US News 2024-2025 ke -33
    • Peringkat Universitas Dunia QS 2026 ke -53
    • Peringkat Universitas Dunia Times Higher Education 2026 ke -62
    • Peringkat Shanghai: Peringkat Akademik Universitas Dunia 2025 ke 101-150
    • Peringkat CWTS Leiden 2025 ke -114

 C. Sekolah Bisnis dan Ekonomi (SBE) – Universitas Maastricht

Sekolah Bisnis dan Ekonomi - Universitas Maastricht

Buat kamu yang suka metode belajar yang berbeda, Maastricht University menawarkan pengalaman yang unik melalui metode Problem-Based Learning (PBL).

  • Program MBA dari cabang eksekutif Sekolah Bisnis dan Ekonomi Universitas Maastricht, MSM dan UMIO, diakui sebagai salah satu program MBA bisnis berkelanjutan terbaik di dunia. Dalam Peringkat MBA Dunia yang Lebih Baik 2025 oleh Corporate Knights (platform terkemuka dalam bisnis berkelanjutan, yang membahas bagaimana organisasi, pasar, dan pemerintah di seluruh dunia memajukan keberlanjutan sosial dan lingkungan), Universitas Maastricht telah mencapai posisi 3 yang mengesankan secara global dan 1 di Eropa, sambil mempertahankan posisi terdepannya di Belanda.
  • SBE Maastricht baru saja mencatatkan prestasi gemilang sebagai peringkat ke-1 di Belanda untuk program master’s in management versi Financial Times 2025.
  • Maastricht adalah universitas paling internasional di Belanda lebih dari 60% pelajarnya berasal dari luar negeri. Untuk PhD, lingkungannya sangat mendukung kolaborasi interdisipliner antara ekonomi, bisnis, dan kebijakan publik.
  • Lokasinya yang berada di ujung selatan Belanda dan berbatasan langsung dengan Belgia serta Jerman, membuat banyak mahasiswa yang belajar sekaligus menjelajah negara tetangga untuk refresing ketika jenuh dengan dunia perkuliahan.

Ketiga kampus di atas min KP rekomendasikan bukan hanya melihat peringkat, tapi uga melihat ekosistem yang bisa membantu para sobat KP untuk berkembang. Kalau sobat KP suka meneliti, maka RSM pilihannya. Kalau sobat KP tertarik dengan dinamika kota besar dan inovasi, ABS bisa jadi pilihan. Tapi kalau sobat KP mencari lingkungan internasional, SBE Maastricht bisa jadi pertimbangan. Nah, sudah menentukan pilihan?

Refernsi:

https://www.maastrichtuniversity.nl/news/maastricht-university-ranked-3-worldwide-and-1-europe-2025-better-world-mba-ranking

https://rankings.ft.com/rankings/3004/masters-in-management-2025

https://www.uva.nl/en/education/master-s/masters.html

https://www.topuniversities.com/universities/university-amsterdam

https://www.rsm.nl/about-rsm/facts-and-figures/rankings/

https://www.rsm.nl/news/detail/15842-rsm-executive-mba-1-in-the-benelux-37-worldwide/

https://rankings.ft.com/schools/162/rsm-erasmus-university/rankings/3005/emba-2025/ranking-data