Les Bahasa Belanda

UJIAN BASISEXAMENINBURGERING A1

Beberapa orang cukup kewalahan dalam mempersiapkan Ujian Basisexamen Inburgering. Tapi sebagian lagi bingung, itu ujian apa sih? Mungkinkah ...

Monday, April 20, 2026

Belanda sebagai Cerminan Hukum Indonesia

 

KENAPA HUKUM KITA BANYAK DIPENGARUHI WARISAN BELANDA? - Klikhukum.id

Halo, sobat KP!

Siapa diantara sobat KP yang menyadari betapa banyaknya kata serapan bahasa Belanda dalam bahasa Indonesia? Menariknya, hal ini tidak hanya ditemukan dalam percakapan sehari-hari. Dalam dunia hukum, kita akan menemukan banyak istilah yang mirip dengan di Belanda. Selain kemiripan istilah ini, sistem hukum kita pun sebenarnya banyak berkaca pada hukum di Belanda. Wah menarik, yuk kita bahas bareng!

Pernahkah Sobat KP bertanya-tanya mengapa istilah hukum Indonesia seperti verzet, juncto, atau onrechtmatige daad terdengar asing di telinga kita? Ternyata, hal ini merupakan salah satu bukti dari jejak sejarah dimana sistem hukum Indonesia merupakan cerminan dari sistem hukum Belanda. Sejak masa kolonial Belanda, ternyata landasan hukum kita sudah diarahkan melalui "Asas Konkordansi", sebuah prinsip yang mengharuskan hukum di wilayah jajahan (Hindia Belanda) disamakan dengan hukum yang berlaku di negara asalnya, yaitu Belanda. Tujuan dari asas konkordansi ini sederhana, yaitu agar warga Belanda yang berada di Indonesia saat itu tetap merasa aman karena dilindungi oleh aturan yang sama dengan yang ada di negara asal mereka.

Hukum Indonesia Warisan Belanda: Apakah Kita Sudah Merdeka? | kumparan.com

Hingga saat ini, salah satu warisan yang tertinggal adalah Burgerlijk Wetboek (BW) atau yang kita kenal sebagai Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata). Coba sobat KP bayangkan, kitab yang mengatur urusan jual beli, sewa-menyewa, hingga kontrak bisnis di Indonesia ini sebenarnya adalah produk hukum Belanda tahun 1838 yang disesuaikan dari kode hukum Perancis era Napoleon Bonaparte (sebagai akibat pendudukan Prancis di Belanda). Meskipun Indonesia sudah lama merdeka, sebagian besar aturan dalam KUHPerdata, terutama mengenai perikatan dan pembuktian, masih tetap digunakan karena dianggap masih mampu memberikan kepastian hukum dalam transaksi ekonomi modern.

Namun, cermin hukum ini kini mulai dibuat lebih mencerminkan wajah asli Indonesia. Salah satu langkah besar yang diambil adalah melalui proses dekolonisasi hukum pidana. Selama lebih dari seratus tahun, kita menggunakan Wetboek van Strafrecht (WvS) peninggalan Belanda, namun sejak awal tahun 2026 pemerintah telah mengesahkan KUHP Nasional baru (UU No. 1 Tahun 2023). Perubahan ini bukan sekedar mengganti bahasa, melainkan perubahan filosofi dari yang dulunya bersifat keadilan (retributif) khas kolonial menjadi lebih humanis dengan mengedepankan keadilan restoratif dan pengakuan terhadap hukum yang hidup di masyarakat (hukum adat).

Jadi, meskipun saat ini Indonesia sedang berusaha menyesuaikan aturan hukum kearah yang lebih mandiri, pengaruh Belanda dalam hukum indonesia tetap tidak bisa hilang begitu saja. Para mahasiswa hukum di Indonesia masih sering harus membedah literatur lama berbahasa Belanda untuk memahami asal-usul sebuah aturan agar tidak salah dalam menafsirkan pasal-pasal yang masih berlaku. Maka dari itu tidak heran jika banyak mahasiswa jurusan hukum di Indonesia yang tertarik untuk belajar Bahasa belanda dan melanjutkan studi di negara kincir angin.

Referensi:

https://marinews.mahkamahagung.go.id/serba-serbi/burgerlijke-wetboek-sejarah-kuh-perdata-warisan-belanda-0oA

https://repository.ut.ac.id/3948/1/PKNI4421-M1.pdf

https://marinews.mahkamahagung.go.id/artikel/menyambut-kuhp-nasional-membebaskan-kolonialisme-epistemik-0w1

https://klikhukum.id/kenapa-hukum-kita-banyak-dipengaruhi-warisan-belanda/

https://kumparan.com/user-27072025144943/hukum-indonesia-warisan-belanda-apakah-kita-sudah-merdeka-25nLttll3m1

 

 

Wednesday, April 15, 2026

Buka Peluang Baru di 2026: Privat Bahasa Belanda Bareng Karta Pustaka!

Halo, Sobat KP!

Punya impian studi, merintis karier, atau menetap di Belanda tahun ini? Atau mungkin ingin membekali diri dengan keterampilan bahasa baru yang bermanfaat? Pas banget nih, kelas privat bahasa Belanda di Karta Pustaka kembali dibuka untuk periode 2026!

Privat Karta Pustaka hadir dengan pilihan belajar secara ( online ) maupun tatap muka ( offline ), dengan jadwal yang super fleksibel menyesuaikan waktu luangmu.

Kenapa Harus Belajar di Karta Pustaka?

  • Konsultasi Gratis: Bebas tanya materi via WA/Email di luar jam kelas.

  • Materi Lengkap: Materi gratis dalam bentuk softcopy .

  • Terukur: Ada laporan evaluasi dan ujian di akhir setiap level.


Pilihan Kelas yang Pas Buat Sobat KP

Tinggal pilih program mana yang paling sesuai dengan tujuan kamu saat ini:

  • Kelas Anak (5–11 Tahun) Fokus mengenalkan percakapan ringan dan tata bahasa dasar dengan cara yang menyenangkan. (Cicilan mulai Rp750.000 / 5x pertemuan | Penuh: Rp6.000.000)

  • Kelas Pemula (A1 & A2) Cocok untuk Sobat KP yang baru mau mulai dari nol. Level A1 fokus pada percakapan santai, sedangkan A2 lebih ke arah percakapan semi formal (masing-masing 40x pertemuan). (Cicilan A1: Rp650.000 / 5x pertemuan | Cicilan A2: Rp825.000 / 5x pertemuan)

  • Kelas Profesional B1 & B2 ( Online Only ) Butuh kemahiran bahasa formal untuk urusan pekerjaan atau akademik? Tingkatan ini penjelasannya. (Cicilan B1 : Rp925.000 / 5x pertemuan | Cicilan B2 : Rp1.100.000 / 5x pertemuan)

  • Persiapan Inburgering Program wajib buat kamu yang mau ujian integrasi sipil Belanda. Kita akan bedah menyelesaikan materi membaca, mendengar, berbicara, menulis, dan KNS (10-15x pertemuan). (Cicilan Rp1.100.000 / 5x pertemuan)


Yuk, daftar dari sekarang dan siapkan diri menyambut peluang baru di tahun ini!

Untuk informasi lebih lanjut, program konsultasi, atau pendaftaran, Sobat KP bisa langsung chat Kak Dea di WhatsApp: +62 813-3899-8527 atau hubungi CS di +62 857-5057-9272 .

Jangan lupa kunjungi juga web kita di kartapustaka.blogspot.com atau mampir langsung ke Karta Pustaka di Bogem, Kalasan.

Sunday, April 12, 2026

Kedekatan Belanda dengan Paracetamol

 


 

Halo, Sobat KP!

Kalau di Indonesia kita punya teknik jitu kerokan atau teh hangat sebagai "obat dari 1000 penyakit", lain ceritanya dengan masyarakat di Belanda. Di Belanda, ada satu benda yang dianggap sebagai solusi untuk hampir semua masalah Kesehatan: Paracetamol.

Bagi ekspatriat atau mahasiswa internasional yang baru pindah ke Belanda, kebanyakan akan mendapatkan ”culture shock” dalam hal kesehatan yaitu interaksi dengan dokter umum (huisarts) yang sering kali berakhir dengan cerita yang sama. Apa pun keluhan kesehatannya, mulai dari flu berat, sakit gigi, pusing, dan lain-lain, saran yang paling sering muncul adalah: "Pulanglah, istirahat, dan minum paracetamol." Ya, semua keluhan berakhir dengan paracetamol. Bahkan banyak meme yang beredar di internet tentang kedekatan Belanda dengan paracetamol ini.

Paracetamol :v - Meme by flama2000 :) MemedroidDutch doctors and paracetamol: name a more iconic duo, we'll wait 😂

(Meme paracetamol)

Mengapa Belanda bisa sangat percaya dengan Paracetamol?

Ada alasan yang kuat di balik fenomena unik ini:

a.       Melawan Resistansi Antibiotik: Dokter di Belanda sangat berhati-hati dalam meresepkan antibiotik. Mereka percaya bahwa tubuh harus diberi kesempatan untuk melawan infeksi/virus secara alami agar bakteri tidak menjadi kebal terhadap obat.

  1. Akses yang Sangat Mudah: Sobat KP bisa menemukan paracetamol di supermarket atau di toko obat tanpa perlu resep dokter. Harganya pun sangat murah, sering kali di bawah €1 untuk satu kotak.

Jadi, sobat KP jangan kaget atau merasa tidak dipedulikan jika hanya disarankan minum paracetamol untuk setiap keluhan kesehatan. Ini adalah cara mereka mengatakan bahwa kondisi kamu tidak membahayakan nyawa dan akan pulih dengan istirahat yang cukup. Namun, jika gejala sakit sobat KP memang sudah berlangsung lama, pastikan kamu menekankan bahwa kamu sudah mencoba minum paracetamol selama beberapa hari tapi belum ada perubahan. Biasanya, baru setelah itu mereka akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Wah, bisa dicoba nih tips nya! Salam sehat ya, Sobat KP!

Referensi:

https://dutchreview.com/dutch-quirks/dutch-quirk-104-be-prescribed-only-paracetamol-by-every-dutch-doctor/

https://www.thuisarts.nl/dutch-healthcare/what-people-abroad-often-notice-about-dutch-healthcare

https://www.cursor.tue.nl/en/in-depth/2019/september/week-1/paracetamol-for-president-getting-used-to-dutch-healthcare