Les Bahasa Belanda

UJIAN BASISEXAMENINBURGERING A1

Beberapa orang cukup kewalahan dalam mempersiapkan Ujian Basisexamen Inburgering. Tapi sebagian lagi bingung, itu ujian apa sih? Mungkinkah ...

Sunday, April 28, 2024

"Menilik Kedekatan Belanda dan Kopi"

 



Halo sobat KP!

Para sobat KP tau gak sih kalo Belanda itu punya budaya kopi yang melekat? Yup, kopi di Belanda itu nggak cuma sekadar minuman, tapi udah jadi bagian dari gaya hidup mereka. Nah, kali ini min KP mau bahas tentang budaya kopi di Belanda yang bikin para sobat KP jadi pengen nyobain sendiri minum kopi sambil duduk-duduk cantik di kafe yang aesthetic abis di sana!

Semua ini bermula di abad ke-17, dimana kopi memulai perjalanannya di Belanda oleh para pedagang yang pulang dari Timur Tengah. Perusahaan Hindia Timur Belanda berperan penting dalam penyebaran kopi ke Eropa, dan Amsterdam dipilih menjadi pusat perdagangan kopi ini sobat. Pada abad ke-18, kopi sudah mulai masuk kedalam kehidupan masyarakat Belanda bahkan sudah menjadi makanan pokok di rumah tangga Belanda. Disamping itu, Belanda juga memelopori budidaya kopi di wilayah jajahannya, terutama  di pulau-pulau di Indonesia lho sobat. Bahkan sampai sekarang pulau-pulau terebut masih menjadi prosen kopi dunia! Salah satu pulau yang min KP maksud yaitu Sumatra. Hal ini yang menjadi dasar bahwa Belanda ikut serta berkontribusi dalam warisan kopi dunia nih. 

Nah, kalau tadi kita bahas tentang sejarah singkat kopi di Belanda, sekarang mimin mau bahas tentang cara menikmati kopi ala orang Belanda, cekidot! Kalau di Indonesia kopi biasanya dinikmati bareng gorengan, nah kalau di Belanda beda lagi nih sobat. Orang Belanda biasanya menikmati kopi dengan kue stroopwafel yang enak banget. Stroopwafel itu kayak kue tipis yang diisi dengan sirup gula, jadi waktu dimakan bareng kopi rasanya bener-bener pas. Selain menikmati kopi dengan stroopwafel, masyarakat Belanda juga menikmati kopi dengan mencampurkan rempah kedalamnya lho sobat. Kopi ini disajikan dengan gula aren dan rempah-rempah seperti kayu manis dan cengkeh. Rasanya unik banget dan cocok buat yang suka sensasi rasa yang beda. Wah, mimin harus banget ikut cobain kalau yang kayak ginian mah!

Nah, itu tadi sedikit tentang kopi dan Belanda yang bikin para sobat KP jadi pengen nyobain sendiri kesana. Jangan lupa buat cari tahu sendiri dan nikmati kopi-kopi khas Belanda dengan suasana yang cozy abis!

Penulis: Aldonna

Referensi:

https://www.eraofwe.com/coffee-lab/en/articles/the-dutch-coffee-experience-cafes-brewing-methods-and-local-traditions

https://www.beanpoet.com/netherlands-coffee-culture/

https://www.dutchnews.nl/2015/10/proost-heres-five-of-the-oldest-taverns-in-amsterdam/

https://vt.tiktok.com/ZSNKfHjoT/

 

 

Mengunjungi Rumah Anne Frank: Tempat Sejarah Mencekam Terjadi

 



Halo, sobat KP! Kalian udah pernah denger belom nih, tentang Rumah Anne Frank di Belanda? Kalo belum, jangan khawatir, min KP bakal bahas semuanya buat sobat KP tercinta. Kuy, simak lebih lanjut!

Di tengah-tengah keramaian kota Amsterdam yang modern, ada satu tempat yang bener-bener unik, namanya Rumah Anne Frank. Ini bukan sekadar rumah biasa, sobat. Ini adalah tempat sejarah yang ngasih kita pengalaman langsung tentang masa lalu yang mencekam. Yup! Kisah yang ditulis Anne Frank dalam buku hariannya. Tapi, siapa Anne Frank ini? Kenapa ia begitu terkenal ya sobat? Okey, min KP akan bahas tuntas dengan membaginya ke beberapa poin ya sobat! Berikut penjelasannya:

  • 1.     Siapa Anne Frank? Bagaimana sejarahnya hingga ia bisa begitu terkenal?

Jadii, gini kisahnya. Anne Frank adalah seorang anak perempuan yang lahir di Frankfurt , Jerman, pada tanggal 12 Juni 1929. Anne adalah satu dari banyaknya korban Holocaust dan pemilik diary bersejarah yang menjadi salah satu karya terkenal di dunia. Dimulai dengan terjadinya pengangguran tinggi dan kemiskinan sangat parah di Jerman. Hitler sangat membenci orang-orang Yahudi dan menyalahkan mereka atas masalah-masalah di negaranya, sehingga ia selalu menempatkan orang-orang Yahudi diposisi yang sulit. Hal ini membuat Anne Frank bersama keluarganya memilih untuk pindah ke Amsterdam.

Anne bersama keluarganya memulai kehidupan barunya di Amsterdam, walaupun dengan berbagai masalah yang menghantui. Salah satu masalah yang harus mereka hadapi adalah mereka masih tetap harus bersembunyi di Amsterdam. Saat dipersembunyikan selama masa penjajahan Nazi Jerman di Perang Dunia II, Anne menulis diarynya yang menjadi buku terkenal yang disebut "The Diary of a Young Girl" atau "Het Achterhuis" dalam bahasa Belanda. Anne dan keluarganya bersembunyi selama beberapa tahun di tempat yang diberi nama secret annex, sebelum akhirnya ditangkap oleh gestapo pada 4 Agustus 1944. Anne dan kakaknya, Margot, meninggal karena tifus pada bulan Maret 1945 di kamp konsentrasi Bergen-Belsen, sedangkan ibu Anne, Edith, meninggal di Auschwitz pada awal Januari 1945. Ayah Anne, Otto, adalah satu-satunya orang dari Secret Annex yang selamat dari perang. Tulisan Anne memberikan kesan mendalam bagi Otto. Akhirnya, Otto menerbitkan buku harian Anne dan pada bulan Juni 1947, 3.000 eksemplar. Het Achterhuis (The Secret Annex) dicetak. Otto berharap dengan dicetaknya buku harian tersebut, orang-orang yang membacanya akan sadar akan bahaya diskriminasi, rasisme, dan kebencian terhadap orang Yahudi.

  • 2.     The Secret Annex?

Anne Frank menghabiskan 761 hari di Secret Annex. Secret Annex merupakan sebuah ruang tersembunyi di belakang bangunan Prinsengracht 263 di Amsterdam (bangunan yang disewa Otto untuk menjalankan bisnisnya di Amsterdam), yang digunakan sebagai tempat persembunyian untuk Anne Frank dan keluarga dan beberapa orang lain yang menghindar dari penjajahan Nazi. Ruang tersembunyi ini dibentuk pada tahun 1739 dan terdiri dari dua lantai, dengan pintu masuk melalui papan buku berputar yang tersembunyi.

Setelah ratusan hari berlalu, situasi berubah drastis. Secret Annex dan para penghuninya akhirnya ditemukan. Dari delapan orang yang bersembunyi, hanya Otto Frank yang berhasil selamat. Setelah perang berakhir, gedung di Prinsengracht 263 terancam akan dirobohkan. Namun, berkat semakin banyaknya cerita Anne tentang kehidupan di Secret Annex yang tersebar luas, penolakan terhadap rencana tersebut semakin meningkat. Akhirnya, upaya pembongkaran berhasil dihentikan pada pertengahan 1950-an, dan tidak lama kemudian, yayasan Anne Frank House didirikan. Gedung itu direnovasi, dan Anne Frank House dibuka untuk umum.



  • 3.     Museum “Anne Frank House

Museum “Anne Frank House” didirikan pada tanggal 3 Mei 1957 bekerja sama dengan Otto Frank, ayah Anne Frank. Anne Frank House terletak di tengah-tengah Amsterdam, tepatnya di Prinsengracht 263-267. Untuk masuk ke museum, sobat KP bisa  menuju ke ujung jalan di Westermarkt 20. Jaraknya sekitar 20 menit berjalan kaki dari Stasiun Pusat Amsterdam. Kalau sobat KP memilih alternatif lain, sobat KP bisa naik trem 13 atau 17 dan turun di halte Westermarkt, yang hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit berjalan kaki dari Dam Square. Durasi kunjungan rata-rata memakan waktu sekitar satu jam.

·       Tiket:

Dewasa = €16,00

10-17 tahun = €7,00

0-9 tahun = €1,00

* termasuk biaya pemesanan €1,00

·       Jam buka:

Setiap hari pukul 9:00 hingga 22:00

Namun, ada beberapa pengecualian jam buka ya sobat. Berikut informasinya:

Nah, itu tadi beberapa informasi menarik yang min KP rangkum buat para sobat KP tercinta. Jadi, kalo kalian lagi ke Amsterdam, jangan lupa mampir ke Rumah Anne Frank ya! Ini bukan cuma tempat wisata biasa, tapi juga pengalaman berharga yang bisa bikin kita lebih menghargai keharmonisan dan toleransi. Kuy kita jadi generasi muda yang nggak lupa sejarah!

Referensi:

https://www.annefrank.org/en/

http://fity.club/lists/suggestions/anne-frank/

https://artsandculture.google.com/asset/anne-frank-s-room-in-the-secret-annex-allard-bovenberg/kAHP7XqswgMtsg

https://www.cntraveler.com/activities/amsterdam/anne-frank-house



 

Royal Palace Amsterdam: Masuk ke dalam Dunia Kerajaan Belanda

 



Geser geser dikit dari kehidupan sehari-hari kota Pelabuhan Amsterdam, kita bakal nyebur ke dunia kerajaan, nih sobat. Iya, betul banget! Kali ini min KP mau bahas Istana Kerajaan Belanda atau Royal Palace Amsterdam nih, tempat yang bikin para sobat KP ngerasa kayak raja dan ratu! Mau tau kenapa tempat ini jadi must-visit? Kuy Simak lebih lanjut!

Amsterdam, Ibukota provinsi Provinsi Noord-Holland di Belanda, adalah sebuah kota yang sangat populer dan menarik perhatian karena berbagai keunikan yang dimiliki. Salah satu keunikan utama yang dimiliki adalah Istana Kerajaan Amsterdam. Di tengah kesibukan ibu kota, ada bangunan megah yang selalu jadi pusat perhatian semua orang, yup! Istana Kerajaan Amsterdam. Bangunan ini merupakan tempat resmi Raja Willem-Alexander bikin acara keren, mulai dari kunjungan kenegaraan sampe pesta-pesta kerajaan kaya resepsi Tahun Baru, gala makan malam, sampe upacara penghargaan, lho sobat. Dan yang keren, istana ini bisa dikunjungi sama orang banyak, lho! Oiya, istana ini merupakan bangunan terbesar dan paling bergengsi dari abad ketujuh belas, yang menjadikannya salah satu monumen terpenting di Belanda. Nah, fun fact nya bangunannya asli sih bukan buat jadi istana, tapi sebagai balai kota Amsterdam. Tapi di tahun 1808, Raja Louis Bonaparte berubah pikiran dan bikin gedung itu jadi istana.

Selain itu, di dalamnya, ada yang namanya Balai Warga (Citizen’s Hall) dan galeri marmer yang masih bikin kagum. Lukisan dan patung-patungnya, hasil karya seniman terkenal kayak murid Rembrandt, Govert Flinck, dan Ferdinand Bol bikin cerita soal kejayaan Amsterdam. Emm, kira-kira udah 200 tahunan juga gedung ini jadi tempat resmi penerimaan pemimpin dunia, acara nikahan kerajaan, sampe peristiwa sejarah penting lainnya. Dan tentunya, tempat ini selalu ramah buat setiap tamu yang berkunjung kesana.

Instana kerjaaan ini bukan cuma bangunan biasa, sobat. Buat para pecinta Sejarah, tempat ini bisa ngebawa kita balik ke zaman kejayaan kerajaan Belanda. Jadi, jangan heran kalo para sobat KP bakal ngeliat segala macem ornamen mewah dan detail-detail istana yang bikin betah mata. Setelah kita bahas sejarahnya, sekarang min KP mau mulai bahas dari tampilan luar bangunannya dulu, deh. Jujur aja, pas min KP lihat berbagai foto dokumentasi dari istana Kerajaan ini, min KP bener-bener speechless! Gedungnya megah abis, sobat! Dari tiap sudutnya, kita bisa ngeliat kesan kemewahan dan kekuasaan. Kalo buat para pecinta foto aesthetic, pasti jadi background yang kece banget buat feed Instagram.

Lanjut ke dalam, harus teguhin hati karena kita bakal diajak buat ngalamin kekaguman-kekaguman berikutnya! Yup, seperti sebelumnya, begitu masuk, kita bakal disajikan sama keindahan desain interior yang luar biasa. Mulai dari ukiran-ukiran di dinding sampe furnitur-furnitur yang mewah, semuanya bener-bener bikin terpesona! Nah, yang lebih seru lagi, kita  juga bisa ngeliat koleksi-koleksi seni yang tadi udah min KP sebutin di atas! Kayak, lukisan-lukisan keren, patung-patung aesthetic yang penuh sejarah, pokoknya semua seni yang bisa memanjakan mata setiap orang yang melihatnya, deh!

Menurut sumber yang min KP dapatkan dari bafageh.com, ada beberapa tips yang bisa min KP pake kalok mau mampir ke istana yang satu ini. Berikut min KP jabarin ya sobat:

1.     Istana Kerajaan Amsterdam terletak di pusat kota Amsterdam, tepatnya di Alun-Alun Dam. Para sobat KP bisa ke sana dengan berjalan kaki dari stasiun kereta api Amsterdam Centraal atau menggunakan trem jalur 2, 11, 12, 13, atau 17 hingga halte Dam.

2.     Jadwal buka istana adalah setiap hari dari pukul 10:00 hingga 17:00, kecuali saat ada acara khusus atau perawatan rutin. Jadi, pastikan dulu buat ngecek jadwalnya di situs web resmi istana (https://www.paleisamsterdam.nl/en/) sebelum berkunjung. Nah,istana ini menyediakan fasilitas seperti garderob, toilet, lift, kursi roda, dan toko suvenir. Kalok para sobat KP mau lebih mendalami tentang sejarah istana ini, kalian juga bisa nyewa audio guide dengan biaya €5 per orang, tersedia dalam berbagai bahasa.

3.     Saat berkunjung, ingat untuk tetap patuhi aturan seperti larangan membawa tas besar, kamera, makanan, atau minuman ke dalam istana. Jangan menyentuh atau merusak barang-barang di dalamnya, dan hormati protokol serta etika saat ada acara kenegaraan atau tamu Istimewa, ya sobat!

4.     Beri durasi waktu kurang lebih 2 jam untuk mengeksplore instana ini. Kenapa? Karena banyak hal menarik yang bisa dilihat dan dipelajari di dalam istana Kerajaan Amsterdam. Oiya, pilih waktu pagi atau sore hari untuk kunjungan, karena biasanya lebih sepi dan tenang.

Intinya, sobat, kalo kalian baru berkunjung ke Amsterdam, istana kerajaan ini harus masuk ke dalam list destinasi kalian ya! Bukan cuma buat ngeliat keindahannya, tapi juga buat ngerasain aura kemewahan dan sejarahnya. So, siap-siap buat jadi raja atau ratu sehari di Istana Kerajaan Belanda, yaa!

 

Referensi:

https://www.paleisamsterdam.nl/en/

https://p2k.stekom.ac.id/ensiklopedia/Istana_Raja_Amsterdam

https://bafageh.com/blog/Istana-Kerajaan-Amsterdam-Bangunan-Megah-yang-Menyimpan-Sejarah

https://tirto.id/profil-kota-amsterdam-kondisi-geografis-sejarah-perkembangan-gBYl

 

Monday, April 22, 2024

De Haagse Mart: Pasar Tradisional Den Haag



Buat para sobat KP yang lagi singgah di kota Den Haag, jangan lupa untuk mampir ke tempat seru yang satu ini: De Haagse Mart! Beneran deh, tempat ini nggak cuma pasar biasa, tapi lebih kayak perpaduan antara pasar tradisional sama nuansa modern yang bikin betah lama-lama di sana. Destinasi ini cocok banget buat para kaum hawa yang suka refreshing pikiran dengan berbelanja. Jadi tunggu apa lagi? Kuy cari tahu lebih lanjut!!

Kalau para sobat KP lagi di mood untuk explore pengalaman belanja yang beda dari biasanya, De Haagse Mart adalah tempatnya. Kenapa? Karna di sini sobat KP bakal nemuin macem-macem barang dari pakaian, makanan, sampe cenderamata khas Belanda yang unik-unik. Para sobat KP juga bakal ketemu pedagang lokal yang ramah-ramah dan siap kasih saran buat kalian yang bingung mau beli apa. Pengalaman baru yang menarik banget nih, bisa bikin kita jadi serasa warga lokal Belanda! Selain itu, yang bikin De Haagse Mart kece banget adalah suasana yang nggak kalah seru dari pasar tradisional di negara lain. Ada alunan musik, aroma makanan yang bikin ngiler, dan tentu aja suara tawar-menawar pedagang yang bikin suasana makin hidup. Bisa jadi, kalian bakal ketemu juga sama turis-turis asing yang lagi penasaran sama budaya belanja ala Belanda juga nih. Wah, ini bener-bener nuansa pasar tradisionalnya Indo tapi versi Belanda! Hahahaha!

Salah satu pasar multikultural terbesar di Eropa ini selalu menarik banyak pengunjung lho sobat, bisa sampai puluhan ribu dalam seminggu! Pasar ini memiliki ukuran yang cukup besar, dengan tiga jalan setapak yang membentang lebih dari 450 meter! Dengan di sepanjang kedua sisi jalur, terdapat beragam unit kios jualan nih sobat. Oiya, pasar ini dapat dikunjungi empat hari seminggu (senin, rabu, jumat, sabtu) pukul 09.00 – 17.00. Jangan sampai salah hari ya sobat, hihihi!

Nah, kalo para sobat KP tiba-tiba laper, jangan khawatir! Di De Haagse Mart, ada berbagai macam jajanan khas Belanda yang bisa kamu cobain. Mulai dari stroopwafel yang legit, kroket yang gurih, sampe haring segar yang unik banget rasanya. Pokoknya, tempat ini bener-bener surganya para foodie yang mau explore makanan baru! Nggak cuma itu, De Haagse Mart juga gampang diakses, lho sobat! Tempatnya ada di pusat kota Den Haag, jadi para sobat KP bisa nyampe sini dengan berbagai macam transportasi umum, tapi biasanya sih pada naik trem. Tapi tapi tapi, kalo kalian mau naik sepeda, ada tempat parkir khusus yang disediain juga kok, jadi kamu bisa tetep eksis dengan gaya sepeda ala Belanda.

Jadi, buat para sobat KP yang lagi di Den Haag atau ada planning liburan ke Belanda, jangan lupa mampir ke De Haagse Mart ya! Tempat seru ini bakal ngasih pengalaman belanja dan kuliner yang nggak bakal terlupakan. Kuy, ramein pasar tradisional dengan sentuhan modern ini dan rasakan keseruannya sendiri!

 Ingin tahu lebih banyak mengenai hal menarik di Belanda? Silakan follow instagram kami di @kartapustaka atau hubungi kami di 085750579272 (Admin)

Referensi:

https://dehaagsemarkt.nl/

https://denhaag.com/de/de-haagse-markt

https://www.pinterest.com/pin/760686193283240705/