Les Bahasa Belanda

UJIAN BASISEXAMENINBURGERING A1

Beberapa orang cukup kewalahan dalam mempersiapkan Ujian Basisexamen Inburgering. Tapi sebagian lagi bingung, itu ujian apa sih? Mungkinkah ...

Tuesday, February 17, 2026

Robot Pembersih Sungai Belanda Ada di Indonesia

 

 

Indonesia-Belanda perluas kerja sama pembersihan sungai dengan interceptor

(Momen penandatanganan kerja sama antara Kemenko Pangan RI dan Ocean Cleanup Belanda untuk sungai Indonesia yang lebih bersih. (Foto: ANTARA/Shofi Ayudiana via Jogja.Antaranews.com)

 

Beberapa waktu silam, kita warga Indonesia sempat berduka dengan banyaknya bencana alam banjir yang ada. Masalah banjir ini bukan hal baru bagi kita, apalagi di ibu kota Jakarta. Salah satu akibat yang jelas terlihat adalah cara kita hidup yang belum bisa menghargai alam. Membuang sampah sembarang menjadi salah satu bukti nyata keegoisan kita terhadap alam. Tapi, ada kabar baik yang datang untuk membantu kita bangkit dari masalah ini. Kolaborasi antara Indonesia dan Belanda menjadi jawabannya. Kita semua tahu bawah Belanda terbukti berhasil hidup damai berdampingan dengan alam, terkhusus air. Jadi kenapa tidak? Kolaborasi ini bukan cuma sekadar diskusi di meja rapat, melainkan langsung terjun ke air dengan senjata andalan: Interceptor. Yuk cari tahu lebih lanjut soal Interceptor ini!

Interceptor ini merupakan mesin berbentuk kapal penyedot raksasa, tapi untuk sungai. Jadi, teknologi ini dikembangkan oleh The Ocean Cleanup (organisasi nirlaba asal Belanda yang mengembangkan teknologi untuk membersihkan sungai dan laut dari sampah plastik). Kapal ini bertenaga surya, bekerja otomatis 24 jam, dan tugas utamanya adalah mencegat sampah plastik sebelum sempat berlayar jauh ke lautan lepas. Wah, keren banget ya sobat!

Kapal penyaring sampah atau interceptor The Ocean Cleanup beroperasi di Sungai Cisadane.

(Kapal Interceptor Cisadane)

Kerja sama Interceptor antara pemerintah dengan The Ocean Cleanup ternyata bukan yang pertama kali, lho sobat. Jalinan kerja sama ini dimulai pada 2019, dimana kerja sama dilakukan oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi. Saat kolaborasi berjalan, The Ocean Cleanup mengoperasikan dua kapal penyaring sampah atau interceptor di Cengkareng Drain dan Sungai Cisadane. Pada kerja sama kali ini, mereka menargetkan pembersihan 10 sungai yang tersebar di wilayah Jawa, Bali, dan Sulawesi.

Kerja sama pembersihan sungai ini jadi bukti nyata kalau Indonesia gak diem aja. Kita mulai bergerak ke arah positif guna menaggulangi masalah ini. Dengan adanya gerakan pembersihan sungai ini, kita akan banyak diuntungkan dengan berkurangnya risiko banjir, biota air sehat, bahkan estetika kota pun akan naik kelas. Plus, hubungan diplomasi Indonesia Belanda jadi makin solid lewat aksi nyata penyelamatan lingkungan. Yuk, kita ikut berkontribasi dengan minimal nggak buang sampah ke sungai lagi. Masa kalah sama robot?

Referensi:

https://jogja.antaranews.com/berita/802110/indonesia-belanda-perluas-kerja-sama-pembersihan-sungai-dengan-interceptor

https://katadata.co.id/ekonomi-hijau/ekonomi-sirkular/6981ed8d53425/pemerintah-gandeng-the-ocean-cleanup-bersihkan-sampah-10-sungai

https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20231117160055-199-1025677/mengintip-interceptor-kapal-pembersih-sungai-hasil-hibah-coldplay

 

Thursday, February 12, 2026

Siap Naik Level? Kelas Offline Bahasa Belanda A12 Dibuka di Karta Pustaka!

 


Halo Sobat KP! 👋

Kabar gembira buat sobat KP yang mau terus mengasah kemampuan bahasa Negeri Kincir Angin. Setelah sukses menyelesaikan dasar-dasar di level sebelumnya (A11), ini saatnya untuk melangkah lebih jauh. Karta Pustaka kembali membuka pendaftaran Kelas Offline A12 (Lanjutan Kelas A11) khusus untuk kamu yang ingin merasakan pengalaman belajar tatap muka yang lebih interaktif dan mendalam!

Mengapa Harus Bergabung di Kelas A12?

Di level ini, kita tidak hanya belajar teori, tapi benar-benar membedah lima elemen penting dalam bahasa Belanda agar sobat KP bisa semakin percaya diri:

  • Grammatica (Tata Bahasa)
  • Lezen (Membaca)
  • Schrijven (Menulis)
  • Luisteren (Mendengarkan)
  • Spreken (Berbicara)

Di level akhir, akan ada Ujian Certified A1 resmi dari Karta Pustaka untuk memvalidasi kemampuan yang telah sobat KP kuasai.

Belajar bahasa adalah tentang koneksi. Dengan metode offline , sobat KP bisa berinteraksi langsung dengan pengajar dan teman sekelas, melakukan latihan berbicara tanpa kendala sinyal, dan tentunya merasakan atmosfer belajar yang lebih fokus dan menyenangkan di Yogyakarta.

Kelas akan dimulai dengan kuota minimal 3 siswa. Jadi, ajak teman-teman seperjuanganmu untuk mendaftar bareng!

 Yuk, Daftar Sekarang!

Jangan sampai ketinggalan kuota, karena tempat terbatas! Kamu bisa melakukan pendaftaran atau tanya-tanya lebih lanjut melalui:

Sampai jumpa di kelas, Sobat KP! 








Sunday, February 8, 2026

Kincir Angin sebagai Ikon Belanda

 

De Eendrachtsmolen, sebuah kincir angin layar darat bersejarah tahun 1727 yang dibangun sebagai kincir waduk di Hennipsloot, Belanda, dengan kanal dan halaman rumput hijau di latar depan.

Sobat KP tahu ga sih? Kalau ternyata, kincir-kincir angin raksasa yang banyak ditemukan di Belanda bukan hanya ikon semata. Ternyata di zaman dahulu mereka memegang fungsi vital, lho sobat. Penasaran? Yuk kita cari tahu lebih lanjut!

Pasti banyak diantara para sobat KP yang mengira bahwa kincir-kincir angin yang banyak ditemukan di Belanda itu hanya bangunan kuno semata. Tapi ternyata pada zaman dahulu mereka merupakan mesin penggerak peradaban yang membawa Belanda ”muncul” dari permukaan air. Jadi, salahsatu fungsi utama kincir angin Belanda pada zaman dahulu adalah untuk mengeringkan lahan dengan sistem polder. Sistem ini bekerja dengan cara kincir angin menggerakkan roda air atau sekrup Archimedes guna mengangkat air dari lahan rendah ke kanal-kanal penampung yang lebih tinggi. Karena keterbatasan daya angkat satu mesin kincir angin, maka masyarakat Belanda sering membangun kincir dalam kelompok berantai yang disebut molengang, di mana air dipindahkan secara bertahap dari satu kincir ke kincir lainnya hingga mencapai ketinggian yang aman agar daratan tidak kembali terendam rawa. Wahh ternyata ini alasan beberapa kincir angin besar terlihat berkelompok dan sejajar.         

(houtzaagmolen)

Selain berguna untuk membatu sistem drainese di Belanda, kincir angin ini juga menjadi tanda awal revolusi industri yang mengolah berbagai material sebelum adanya mesin uap. Banyak versi kincir angin di Belanda, ada inovasi kincir angin pemotong kayu (houtzaagmolen) yang nantinya kayu-kayu tersebut akan diolah menjadi bahan baku pembuatan kapal. Hal ini membuat industri perkapalan di Belanda meningkat pesat dan memperkuat mereka di jalur perdagangan dunia. Kemudian ada versi produksi kertas, dimana kincir angin di wilayah seperti di Zaanstreek digunakan untuk memproduksi kertas berkualitas tinggi serta menggiling komoditas pangan seperti gandum, biji sawi, hingga rempah-rempah. Wah ternyata Kincir Angin Belanda memiliki banyak sekali manfaat yang beragam ya sobat!

Berbagai jenis biji-bijian dipajang dalam wadah plastik transparan di dalam kincir angin tradisional Belanda, yang menggambarkan praktik penggilingan di masa lalu.

Kincir angin memegang peranan penting dalam kehidupan Belanda, sehingga menjadikannya ikon Belanda Adalah pilihan yang tepat. Jadi, siapa nih sobat KP yang tertarik untuk datang ke Belanda dan melihat langsung kincir angin di sana?

Referensi:

https://www.idntimes.com/science/discovery/kenapa-belanda-membangun-banyak-kincir-angin-raksasa-c1c2-01-z6myt-kzbzbj

https://www.the-low-countries.com/article/the-dutch-windmill-is-a-cross-between-iconic-heritage-national-pride-and-polder-kitsch/

https://travelertina.blog/2024/06/24/best-dutch-windmills-how-to-visit/

https://www.zaanseschans.com/houtzaagmolen-het-jonge-schaap/

Saturday, February 7, 2026

Zand Motor: Eksperimen Malas Belanda yang Mengubah Cara Kita Berteman dengan Laut

 

Siapa nih diantara para sobat KP yang pernah denger soal “motor pasir” atau “mesin pasrir”? Kedengeran kayak komponen dalam mesin gitu ya, sobat. Eitss, jangan salah, ternyata motor pasir atau de zandmotor ini merupakan salah satu karya dari teknik sipil Belanda yang berkaitan dengan lingkungan. Terletak di pesisir dekat Den Haag, semenanjung buatan ini bukan hanya tumpukan pasir, tapi sebuah laboratorium alam raksasa. Yuk cari tahu lebih lanjut!

Kalau biasanya ada fenomena pantai terkikis, maka orang akan sibuk buat bawa alat berat setiap beberapa tahun untuk menyuplai pasir secara konsisten. Tapi di tahun 2011, Belanda mencoba cara "malas" yang malah jenius. Jadi, mereka nimbun 21,5 juta meter kubik pasir sekaligus dalam satu waktu di tempat yang sama (di antara Ter Heijde dan Kijkduin sepanjang sekitar 2,5 km). Nah, bukannya menyebarkan pasir, mereka memilih untuk alam yang bekerja (Building with Nature). Hal ini bertujuan untuk menentukan apakah angin dan arus akan menyebarkan pasir di sepanjang pantai dan bukit pasir, memperkuat pantai dalam jangka panjang serta menciptakan area alam dan rekreasi yang dinamis. Ternyata, tujuan ini tercapai! Evaluasi menunjukkan bahwa setelah satu dekade (2011-2021), Sand Motor berhasil mendistribusikan pasir ke arah utara dan selatan, secara efektif memperluas garis pantai dan memperkuat sistem bukit pasir dengan tanpa memerlukan intervensi manusia berulang kali. Wah, keren banget ya sobat!

Proyek unik ini menjadikan Sand Motor sebagai ikon inovasi internasional yang menarik perhatian dunia. Sejak awal pembangunannya, puluhan peneliti dari berbagai universitas dan lembaga pengetahuan memantau perkembangannya. Peneliti-peneliti ini meneliti banyak hal, mulai dari pola penyebaran pasir, kontribusi terhadap keselamatan pantai, hingga dampaknya terhadap ekosistem ikan dan burung di garis pantai baru tersebut. Evaluasi ini menunjukkan hasil yang sangat positif. Sehingga, bisa dibilang kalau proyek ini ikut berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan tentang pengelolaan dan pemeliharaan pantai, serta menginspirasi proyek perlindungan pantai lainnya di seluruh dunia.

Bagi pengunjung yang ingin merasakan langsung suasana di Zand Motor, area ini menawarkan berbagai aktivitas menarik namun tetap dengan aturan keselamatan yang ketat, ya sobat! Bagi sobat KP yang tertarik untuk berselancar layang-layang, kalian diperbolehkan bermain pada periode 15 Mei hingga 15 September di lokasi tertentu dengan jarak 150 meter dari pantai. Bagi yang ingin berenang, butuh kewaspadaan tinggi karena arus yang kuat. Selain itu, bagi pecinta jalan santai atau yang ingin mengikuti kunjungan lapangan edukatif bersama Yayasan Lanskap Holland Selatan, sangat disarankan untuk selalu memeriksa jadwal pasang surut air laut demi keamanan selama beraktivitas. Wah ternyata ada banyak aktivitas yang bisa kita lakukan untuk menikmati suasana Zand Motor ini ya, sobat!

Jadi, Zand Motor merupakan bukti nyata bahwa inovasi tidak harus menentang atau merusak alam, tapi bisa berjalan berdampingan bahkan dengan dukungan dan bantuan alam itu sendiri. Jadi, kapan sobat KP mau main ke Zand Motor? Jangan lupa periksa jadwal pasang surut air laut sebelum berangkat ya!

 Ingin tahu lebih banyak mengenai hal menarik di Belanda? Silakan follow instagram kami di @kartapustaka atau hubungi kami di 085750579272 (Admin)

Penulis: Aldonna  

Referensi:

https://dezandmotor.nl/en/

https://worksthatwork.com/1/zandmotor

https://www.deltares.nl/en/expertise/projects/sand-motor

 

 

Sunday, January 18, 2026

Tanggul Vs Bendungan

 



Berbicara soal Belanda, maka kita tidak bisa jauh-jauh dari pembahasan air, juga bendungan dan tanggul. Tapi, Apakah sobat KP tahu perbedaan dari keduanya? Mereka itu serupa tapi tak sama lho, sobat. Untuk lebih lengkapnya, yuk kita bahas bareng!

Pengelolaan air sudah menjadi bagian dari jati diri Belanda. Hal ini sangat penting karena berhubungan langsung dengan keberlangsungan negara ini. Ya! Karena tanpa bendungan dan tanggul, mungkin negara Belanda sudah hilang tenggelam di bawah air. Nah, dua struktur pengendalian banjir ini, masing-masing memiliki peranan berbeda dalam sistem pengendalian banjir di seluruh dunia, lho sobat.

Pertama, bendungan. Bendungan merupakan struktur pondasi yang dibangun melintasi sungai atau saluran air untuk menahan air dan mengendalikan alirannya. Bendungan ini, sebagian besar terbuat dari beton atau tanah dan membentuk waduk di belakangnya. Bendungan ini membantu kita mengatur seberapa banyak dan kapan air yang mengalir ke hilir. Pembangunan sebuah bendungan sejatinya memiliki beragam tujuan strategi yang mencakup aspek pemanfaatan sumber daya hingga mitigasi bencana, seperti:

1.     Pembangkit listrik tenaga air: Mengubah energi kinetik aliran air menjadi sumber daya terbarukan.

2.     pengendalian banjir: Menampung debit air yang berlebih saat cuaca ekstrem agar dapat dialirkan kembali secara terkendali.

3.     penyimpanan cadangan air: Memenuhi kebutuhan irigasi lahan pertanian, konsumsi domestik, maupun sektor industri.

4.     kawasan rekreasi: Membentuk danau buatan guna masyarakat beraktivitas olahraga udara seperti memancing atau berperahu.

Kedua, tanggul. Tanggul merupakan tembok yang sengaja dibangun di sepanjang sungai, danau, atau garis pantai untuk mencegah air mengalir ke daerah dataran rendah. Berbeda dengan bendungan yang memotong sumber air, tanggul membentang sejajar dengan sumber air tersebut. Pembangunan tanggul itu bukan cuma sekedar menjalankan aliran air, melainkan menjadi solusi teknis untuk berbagai tantangan lingkungan. Fokus utamanya meliputi:

1.     Perlindungan Wilayah Pesisir: Penghalang pengikisan tanah akibat erosi pantai serta meredam daya hancur yang dibawa oleh gelombang laut.

2.     Mitigasi Bencana Banjir: Menahan luapan air yang disebabkan oleh curah hujan ekstrem maupun fenomena gelombang pasang (rob) agar tidak menggenangi pemukiman.

3.     Reklamasi Lahan: Membantu pengalihan fungsi wilayah yang tadinya terendam menjadi kawasan produktif, baik untuk kawasan perumahan manusia maupun lahan yang cocok ditanami yang stabil.

Wah, ternyata tanggul dan bendungan itu dua hal yang berbeda, ya sobat. Tapi, walaupun berbeda, keduanya saling melengkapi sebagai teknologi guna “menjinakkan” air. Kalau sobat KP, sudah pernah melihat langsung bendungan atau tanggul belum nih? Tulis di kolom komentar, ya!

Ingin tahu lebih banyak mengenai hal menarik di Belanda? Silakan follow instagram kami di @kartapustaka atau hubungi kami di 085750579272 (Admin)

Penulis: Aldonna   

Referensi:

https://trapbag.com/blog/dikes-vs-dams/

 

Wednesday, January 14, 2026

Estetika Pengolahan Sampah Belanda Vs Perdagangan Sampah Global

 

 

            Belanda, salahsatu negara yang memiliki tata letak kota yang rapi juga bersih dari sampah. Bagi sobat KP yang pernah berlibur ke Belanda, sobat KP akan merasakan nuansa ruang publik yang asri, aesthetic, dan terhindar dari sampah. Ya! Ruang publik di Belanda terhindar dari tumpukan sampah yang bukan karena kebetulan ya sobat. Hal ini karena Belanda mempunyai teknologi sampah bawah tanah yang sangat efisien. Hah? Teknologi sampah? Bawah tanah? Yuk kita cari tahu lebih dalam!

A person standing next to a rectangular object

AI-generated content may be incorrect.

Apa itu teknologi sampah bawah tanah Belanda? Jadi, di sepanjang trotoar di Belanda, sobat KP akan menemukan banyak kotak besi kecil yang elegan sebagai tempat membuang sampah. Tapi siapa sangka, dibalik tampilannya yang minimalis, terdapat kontainer raksasa yang tersembunyi di bawah permukaan tanah. Sistem ini memungkinkan tempat sampah untuk menampung volume sampah yang sangat besar tanpa merusak pemandangan kota, mencegah aroma tidak sedap, sekaligus memudahkan truk pengangkut untuk membongkarnya secara otomatis menggunakan sistem hidrolik. Wah, keren banget ya sobat! Jadi, kita gaperlu lihat tempat sampah yang penuh sampai tumpah-tumpah ke jalan karena hanya bisa menampung sampah dalam volume yang kecil.

Inovasi penanganan sampah domestik yang keren ini sayangnya berbanding terbalik dengan peta limbah internasional Belanda. Keunggulan geografisnya, membuat Belanda memegang peran penting dalam proses “transit” bagi perdagangan limbah plastik global. Pelabuhan Rotterdam yang menjadi salahsatu pelabuhan paling sibuk di Eropa, menjadikan Belanda sebagai “pintu masuk” utama bagi jutaan ton sampah dari negara-negara tetangga seperti Jerman, Inggris, dan Perancis. Sampah-sampah ini hanya “mampir” di Belanda yang kemudian masih harus melanjutkan perjalanan ke berbagai belahan dunia khususnya di wilayah Asia, seperti Vietnam, Malaysia, Turki, bahkan Indonesia.

(Ekspor limbah plastik Belanda 2019-2024 berdasarkan Data ComTrade)

Peran penting Belanda tergambar dari angka impornya yang hampir mencapai seperlima dari total limbah plastik dunia meskipun populasinya sangat kecil. Ironisnya, volume sampah yang membludak ini melampaui kapasitas daur ulang domestik mereka, yakni 300% lebih tinggi. Waduh! Kondisi ini lah yang menciptakan adanya celah perdagangan ilegal yang sering “kebobolan” dari pengawasan. Akibatnya, limbah plastik yang seharusnya dikelola mandiri, malah dikirim ke negara-negara lain. Tidak hanya sampai di situ saja, sampah-sampah itu akan berakhir menumpuk atau dibakar dikawasan Asia. Huft! Malah jadi polusi, deh.

Hal inilah yang menyebabkan Belanda dilema antara menjadi pemimpin inovasi lingkungan atau malah menjadi perantara polusi global. Uni Eropa telah menyetujui regulasi baru mengenai pergerakan limbah lintas batas mulai tahun 2026 (regulasi ini melarang semua ekspor limbah plastik ke luar wilayah OECD demi menghentikan pengiriman sampah ke Asia Tenggara). Semoga, dengan mulai berlakunya regulasi ini di tahun 2026, bisa mendorong Belanda untuk lebih transparan dalam melacak aliran sampahnya, tetapi juga memaksa seluruh Eropa untuk bertanggung jawab penuh atas limbah yang mereka hasilkan sendiri tanpa memindahkannya ke negara lain.


Referensi:

https://www.instagram.com/reel/DQO4mPrkSGR/?utm_source=ig_web_copy_link

https://fairresourcefoundation.org/en/key-player-waste-trade-netherlands/

 

 

Saturday, January 10, 2026

Flevoland

 


“Belanda menciptakan Belanda”, terkesan aneh tapi nyata adanya lho sobat. Kita tahu bahwa sebagian besar wilayah Belanda berada dibawah permukaan laut, sehingga, Belanda melakukan segala hal untuk bisa survive dan berdamai dengan segala ancaman yang bisa saja terjadi.  Salah satu cara yang Belanda lakukan adalah dengan “menciptakan Belanda”. Ya! Menciptakannya! Seperti Flevoland yang menjadi bukti nyata keajaiban rekayasa manusia dan menjadi provinsi ke-12 sekaligus yang termuda di Belanda. Funfactnya, wilayah ini tidak lahir secara alami, melainkan "diciptakan" dari dasar laut melalui proyek reklamasi terbesar di dunia. Yuk kita telursuri sejarahnya dan apa aja ya yang bisa kita dapatkan di sana?

A. Sejarah Flevoland

Flevolan, provinsi terbaru di Belanda yang lahir dari kecerdasan buatan manusia dan ancaman keadaan yang ada. Provinsi ini merupakan hasil dari reklamasi perairan Zuiderzee yang selama berabad-abad lalu mengancam masyakarat di pulau-pulau kecil sekitarnya, seperti Urk dan Schokland. Gagasan revolusioner para insinyur pengairan, yang diperkuat oleh kepentingan pascabanjir besar tahun 1916, memicu pengesahan Undang-Undang Zuiderzee (undang-undang yang mengatur penutupan dan pengeringan Zuiderzee) pada tahun 1918 untuk memulai proyek reklamasi terbesar dalam sejarah. Melalui pembangunan tanggul raksasa Afsluitdijk pada tahun 1932, peraian Zuiderzee berhasil diubah menjadi danau air tawar IJsselmeer, yang kemudian diikuti dengan tahap pengeringan dengan polder wilayah timur laut hingga selatan demi menciptakan lahan baru guna ruang hunian dan rekreasi nasional. Transformasi ini berjalan lancar sehingga pada tahun 1986 Flevoland diresmikan menjadi provinsi ke-12 Belanda yang unik karena seluruh daratannya berada sekitar 4-5 meter di bawah permukaan laut, dilindungi oleh ribuan kilometer tanggul.

B. Destinasi Wisata

(Batavia Stad Fashion Outlet)

Meski tergolong baru, Flevoland memiliki kekayaan budaya dan hiburan yang lengkap, mulai dari permainan luar ruangan seperti panjat tebing di hutan petualangan Lelystad, berguling di lumpur di Netl, atau memilih untuk menguji kekuatan di antara pepohonan di hutan panjat tebing di Almere.  Jika tertarik dengan budaya, sobat KP bisa mulai dengan berjalan-jalan di sekitar Urk dan  mampir ke Museum Het Oude Raadhuis, museum Schokland, dan masih banyak lagi. Nah, untuk wisata bersama anak-anak, Flevoland menawarkan banyak aktivitas dan taman bermain seperti Rumah Pancake dan Taman Bermain Hansel & Gretel. Di sana anak-anak akan mendapatkan pengalaman menarik untuk pergi ke dunia bak negeri dongeng yang dikelilingi bunga-bunga dan pepohonan yang berliku. Wah serunya! Terakhir, min KP kasih rekomendasi buat sobat KP yang hobi belanja tentunya, salahsatu tempat destinasi tujuan belanja di Felvoland adalah Batavia Stad Fashion Outlet yang menawarkan pengalaman belanja barang bermerek dengan tawaran diskon menarik!

C.    Pusat Pertanian

Selain terkenal karena reklamasi, Flevoland juga dikenal dengan tanahnya yang sangat subur. Pada musim semi, Flevoland kerap menjadi destinasi alternatif terbaik (selain Keukenhof) untuk menikmati hamparan ladang tulip yang luas. Pada musim gugur, pengunjung bahkan bisa memetik sayur atau buah seperti apel dan pir. Selain itu, produk olahan susu dan telur juga bisa dengan mudah didapatkan di sana. Aktivitas yang beragam ini, menyebakan banyak keluarga di Belanda yang memilih Flevoland sebagai destinasi wisata keluarga mereka. Wah, serunya! 

Nah sobat, Flevoland ini bukan sekedar provinsi, melainkan simbol dari keberhasilan Belanda dalam berdamai dengan air. Dengan perpaduan antara sejarah maritim kuno, alam, serta arsitektur modern, Flevoland menawarkan pengalaman wisata yang berbeda dan unik di Belanda. Jadi, tertarik untuk berlibur ke Flevoland?

Referensi:

https://www.visitflevoland.nl/en/flevoland/story-of-flevoland

 

Sunday, January 4, 2026

Mengenal Logo Baru Karta Pustaka

 

 

Halo, sobat KP!

Tahun baru, semangat baru tentunya! Di awal tahun baru ini, Karta Pustaka menghadirkan tampilan wajah barunya yaitu logo baru Karta Pustaka. Pada artikel kali ini, min KP akan mengenalakan identitas visual terbaru dari Karta Pustaka. Penambahan logo baru bukan sekedar estetika semata ya sobat, melainkan komitmen kami untuk terus bertumbuh bersama para sobat KP. Yuk kita bedah satu per satu arti dari logo baru Karta Pustaka!

Jadi, logo baru Karta Pustaka terdiri dari beberapa elemen juga pemilihan warna yang berbeda dari logo sebelumnya, berikut penjelasannya:

1.     Gabungan Dua Ikon Utama: Kincir Angin dan Tugu Jogja

Ikon inti dari logo baru Karta Pustaka menampilkan siluet dari gabungan dua ikon yang sangat menggambarkan Karta Pustaka, yaitu kincir angin dan tugu Jogja. Ikon kincir angin ini menggambarkan penguasaan Bahasa dan Budaya Belanda yang menjadi fokus utama Karta Pustaka. Selain itu, kincir angin juga bermakna energi dan pergerakan karena kami ingin setiap siswa mengalami proses yang berprogres dinamis dalam setiap sesi belajarnya. Kemudian ikon tugu jogja, memiliki arti yang mendalam karena akar dari Karta Pustaka ada di Yogyakarta. Dengan ini, Karta Pustaka ingin membawa semangat lokal menuju global.

2.     Simbol Kredibilitas dan Modernitas

a.     Lingkaran

Logo ini dibingkai beberapa lingkaran yang kokoh untuk melambangkan otoritas. Secara visual, ini menjadi komitmen kami bahwa Karta Pustaka merupakan institusi pendidikan yang terpercaya dengan standar kualitas yang terjamin.

b.     Buku dan Komputer

Di kanan dan kiri logo, sobat KP akan melihat ikon buku dan komputer yang sejajar. Ini menjadi representasi dari fleksibilitas kursus Bahasa Belanda Karta Pustaka, dimana kami menyediakan dua pilihan belajar yaitu secara tatap muka (offline) maupun jarak jauh (online).

c.     Buku Terbuka

Di bagian bawah lingkaran, terdapat simbol buku terbuka sebagai lambang pengetahuan. Bagi kami, belajar bahasa Belanda adalah membuka pintu kesempatan baru dan memperluas wawasan bagi setiap murid yang belajar. 

3.     Warna coklat

Warna tone cokelat yang dipilih dalam logo ini bermaksud untuk menonjolkan kesan stabilitas, kedewasaan, dan kepercayaan sebagai lembaga pendidikan. Selain itu, secara filosofis warna coklat juga menghadirkan nuansa klasik yang hangat, yang juga mencerminkan aspek kedalaman budaya dan sejarah yang menghubungkan Belanda dengan Yogyakarta.

Selain menghadirkan logo barunya, Karta Pustaka juga ingin menghidupkan core values dalam wajah barunya. Identitas visual baru ini juga menjadi cerminan dari empat pilar utama yang Karta Pustaka miliki, yaitu:

A. Integrity (Integritas) = Karta Pustaka berjalan dengan kejujuran dan transparansi, memastikan setiap proses belajar mengajar berjalan dengan etika profesional.

B. Culture (Budaya) = Belajar bahasa tidak lepas dari memahami budayanya. Sehingga kami membawa nuansa Belanda dan Yogyakarta dalam pembelajaran yang autentik di kelas.

C. Responsibility (Tanggung Jawab) = Kami bertanggung jawab penuh atas perkembangan kemampuan bahasa Murid melalui kurikulum yang terukur dan pengajar yang profesional di bidangnya.

D. Quality (Kualitas) = Kualitas menjadi fokus utama di Karta Pustaka. Dari pengajar hingga materi, semua disiapkan untuk memberikan hasil terbaik.

Dengan logo baru ini, Karta Pustaka siap menemani langkah sobat KP untuk bersama membuka wawasan masa depan yang lebih luas. Mari mulai petualangan bahasa bersama kami di Karta Pustaka Jogja!

Friday, January 2, 2026

Rahasia dibalik Belanda menciptakan Belanda

 


Garis Waktu Reklamasi Lahan Belanda

            Belanda, negara dengan keunikan sebagian besar wilayahnya dibawah permukaan air. Bukan hanya bertahan dengan ancaman air, Belanda justru memanfaatkan keunikannya ini sebagai daya tarik yang menawan. Negara ini aktif “mencuri” daratan dari lautan dengan teknologinya yang luar biasa. Hah? Mencuri? Yuk kita bahas bareng!

A.    Belanda Berhasil Mengubah Peta

(Peta Belanda Sebelum dan Sesudah Reklamasi)

 

Coba sobat KP perhatikan dan bandingkan antara 2 peta di atas. Terdapat perbedaan mencolok yaitu sekitar 17% daratan belanda saat ini ternyata hasil dari reklamasi laut dan danau. Terdapat beberapa funfact lainnya, seperti:

  1. Sebanyak 26% dari wilayah Belanda terletak di bawah permukaan laut.
  2. Hanya 50% dari wilayahnya yang berada lebih dari 1 meter di atas permukaan laut.
  3. Titik terendah: Zuidplaspolder −7 m (−23 kaki), di bawah permukaan laut.
  4. Titik tertinggi (di Eropa): Vaalserberg 322,7 m (1.059 kaki) di atas permukaan laut.
  5. Flevoland menjadi provinsi Belanda yang paling baru karena baru dibentuk pada tahun 1986 di atas lahan yang sebagian besar hasil reklamasi.

B.    Teknologi Air Unggulan Belanda

1.     Polder

Belanda menciptakan teknologi bernama polder untuk membantu mereka “menciptakan” lahan baru. Polder ini merupakan lahan rendah yang dibuat dengan cara membangun tanggul di sekelilingnya dan kemudian air yang terperangkap di dalamnya akan dipompa keluar secara terus-menerus dengan bantuan kincir angin (pada zaman dahulu) yang sekaraang digantikan dengan stasiun pompa raksasa modern. Contoh proyek bersejarahnya adalah Polder Beemster yaitu proyek besar pertama dengan kincir angin sebagai alat pengering air di masa itu.

2.     Zuiderzee Works

Zuiderzee Works merupakan proyek yang dibuat untuk mengurangi risiko banjir dan menciptakan lahan baru untuk pertanian unggulan Belanda. Fitur utama dalam proyek ini adalah pembangunan yang mengubah Zuiderzee (teluk dangkal di Laut Utara) menjadi Ijsselmeer berair tawar juga menciptakaln lahan-lahan polder baru (termasuk Flevoland).

3.     Delta Works

Proyek yang dibangun setelah banjir besar Laut Utara tahun 1953. Proyek ini terdiri dari rangkaian bendungan, pintu air, kunci air, tanggul, dan penghalang gelombang badai yang dirancang untuk melindungi wilayah delta barat daya. Oosterscheldekering merupakan salah satu bendungan yang paling terkenal, yang menampilkan gerbang besar yang dapat dipindahkan dan ditutup saat badai.

 

C.    Langkah Belanda dalam Mencegah Banjir

Belanda telah bertransformasi dari sekadar "menahan" udara menjadi "mengelola" udara melalui langkah-langkah strategi berikut:

  1. Revolusi Room for the River: Memberikan ruang bagi sungai untuk meluap secara terkendali.

2.     Manajemen Delta Adaptif: Program jangka panjang yang berfokus pada adaptasi terhadap perubahan iklim dan kenaikan permukaan laut dengan beberapa pilar seperti manajemen risiko banjir, pasokan air tawar, dan lainnya.

  1. Infrastruktur Terapung: Menjelaskan konsep rumah dan pertanian terapung yang bisa beradaptasi dengan ketinggian udara.
  2. Inovasi  Sand Motor: Memanfaatkan bukit pasir dan ekosistem pantai sebagai benteng alami dari hantaman ombak.

Belanda menjadi bukti nyata dimana gabungan antara kecerdasan manusia dan alam akan menciptakan sesuatu yang sangat berguna. Jadi, Apakah sobat KP tertarik untuk datang dan mempelajari langsung terkait bagaimana Belanda ”mencuri” daratan? Kalok min KP sih tertarik banget!

 

Refernsi:

https://brilliantmaps.com/netherlands-land-reclamation/