Les Bahasa Belanda

UJIAN BASISEXAMENINBURGERING A1

Beberapa orang cukup kewalahan dalam mempersiapkan Ujian Basisexamen Inburgering. Tapi sebagian lagi bingung, itu ujian apa sih? Mungkinkah ...

Tuesday, April 7, 2026

Budaya Tikkie di Belanda

 


Tikkie: hoe werkt het?

Halo, Sobat KP!

Pernahkah kamu mendengar istilah "Going Dutch"? Di Belanda, konsep berbagi tagihan atau yang akrab kita sebut sebagai "patungan" alias "PT-PT" sudah menjadi norma yang sangat kental. Menariknya, tidak ada rasa canggung sama sekali ketika seseorang mengirimkan pesan tagihan tepat setelah acara makan bersama selesai, karena setiap orang memang diharapkan membayar apa yang mereka konsumsi sendiri secara transparan. Nah, budaya patungan ini sekarang sudah bertransformasi menjadi fenomena digital di Belanda melalui aplikasi bernama Tikkie. Tikkie merupakan aplikasi pembayaran online yang memungkinkan sobat KP untuk meneruskan permintaan bayar kepada orang lain melalui WhatsApp atau kode QR.

Sobat KP perlu tahu bahwa Tikkie ini banyak digunakan bahkan untuk membayar hal yang mungkin bagi kita sepele. Jadi jangan heran kalau sobat KP menerima tagihan untuk nominal yang bahkan bisa dibilang sangat kecil, seperti biaya parkir atau segelas kopi seharga €1,50, karena bagi orang Belanda, kejelasan dan transparasi finansial adalah kunci kenyamanan dalam pertemanan. Oiya, tikkie ini juga memiliki etika tersendiri sobat, salahsatunya adalah dalam hal kecepatan merespons (membayar). Jika sobat KP menerima pesan tikkie, maka membayar dengan sesegera mungkin adalah bentuk penghormatan terhadap waktu dan uang orang lain. Selama ajakannya bukan berupa undangan makan malam resmi, bersiaplah untuk selalu “PT PT” agar hubungan sosial tetap harmonis tanpa ada pihak yang merasa terbebani secara finansial.

Memahami budaya Tikkie berarti Sobat KP secara tidak langsung sedang belajar karakter masyarakat Belanda yang jujur, praktis, dan sangat menghargai kemandirian. Meski awalnya akan terasa kaku apalagi bagi kita orang Indonesia yang “gak enakan”, sistem ini sebenarnya mempermudah urusan nongkrong tanpa perlu repot menghitung uang tunai atau merasa berutang budi. Jadi, jika nanti kamu berkesempatan berkunjung ke Negeri Kincir Angin dan menerima notifikasi tagihan digital setelah menikmati kopi di pinggir kanal, jangan diambil hati ya! Itu adalah tanda bahwa kamu sudah mulai membaur dengan gaya hidup lokal. Oiya, kalau budaya tikkie ini kita bawa ke Indonesia, kira-kira bisa gak ya?

Referensi:

https://www.utwente.nl/en/stories/student/1839446/a-guide-to-dutch-culture/?tag=internationals

https://dutchreview.com/culture/tikkie-etiquette-dos-and-donts-of-asking-for-money/

https://www.consumentenbond.nl/betaalrekening/tikkie

 

No comments:

Post a Comment