Les Bahasa Belanda

UJIAN BASISEXAMENINBURGERING A1

Beberapa orang cukup kewalahan dalam mempersiapkan Ujian Basisexamen Inburgering. Tapi sebagian lagi bingung, itu ujian apa sih? Mungkinkah ...

Showing posts with label ekspor. Show all posts
Showing posts with label ekspor. Show all posts

Monday, June 9, 2025

Bagaimana Trend Ekonomi Belanda di 2025?

 


Halo sobat KP! Artikel kali ini akan membahas tentang kondisi perekonomian Belanda. Apakah mengalami kenaikan? Atau malah penurunan? Yuk kita bahas Bersama!

Ternyata, ekonomi Belanda nyaris tidak bertumbuh di kuartal pertama tahun 2025. Jadi, berdasarkan data awal dari Biro Statistik Belanda (CBS), produk domestik bruto (PDB)nya hanya meningkat 0,1% dibandingkan kuartal sebelumnya. Angka ini menggambarkan “tren” melemahnya ekonomi Belanda yang sudah berlangsung selama empat kuartal berturut-turut sebelumnya. Loh, kok bisa?

Penyebab Pertumbuhan yang Minim

Peningkatan pertumbuhan yang kecil ini disebabkan oleh adanya penurunan persediaan yang lebih kecil dibanding dengan kuartal sebelumnya (misal penggunaan gas alam yang disimpan pada kuartal pertama lebih rendah daripada kuartal sebelumnya), juga adanya sedikit peningkatan konsumsi. Konsumsi masyarakat secara keseluruhan memang naik 0,5%, terutama karena pengeluaran pemerintah untuk layanan kesehatan dan bertambahnya jumlah pegawai negeri. Namun, konsumsi rumah tangga justru turun 0,2%, terutama pada sektor makanan, minuman, dan transportasi.

Selain itu, investasi juga mengalami penurunan yang signifikan yakni sebesar 2,2%. Hal ini disebabkan oleh berkurangnya pembelian kendaraan, yang disusul oleh perubahan kebijakan pajak dan peraturan zona lingkungan yang berlaku sejak awal tahun. Ekspor juga ikut menurun 0,8%, lebih besar dari penurunan impor sebesar 0,1%, sehingga surplus perdagangan pun menipis.


Sektor Energi dan Publik Jadi Penopang

 Walau banyak sektor yang mengalami penurunan, sektor energi malah memperlihatkan peningkatan paling tinggi, yakni sebesal 5,8%. Kemudian disusul dengan sektor publik yang mencakup layanan Kesehatan, Pendidikan, dan administrasi menjadi kontributor utama pertumbuhan karena memiliki bobot besar dalam PDB, meskipun pertumbuhannya hanya 0,5%.

Sebaliknya, sektor pertambangan, pertanian, jasa bisnis, dan industri justru mencatat penurunan nilai tambah, sehingga menghambat laju pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

 



 Pertumbuhan Tahunan Lebih Positif

Jika para sobat KP teliti dan melihatnya dalam skala tahunan, PDB Belanda bertumbuh 2% dibanding dengan kuartal pertama tahun 2024. Pertumbuhan ini didukung oleh peningkatan konsumsi publik dan neraca perdagangan. Konsumsi masyarakat naik 2,8%, konsumsi rumah tangga 0,6%, dan investasi meningkat 1,5%. Ekspor naik 0,9%, sementara impor tumbuh lebih lambat yaitu 0,6%. Dari sisi sektor, industri manufaktur dan sektor publik memberi kontribusi terbesar.



 Jadi, bisa kita simpulkan kalau secara keseluruhan meskipun ekonomi Belanda masih tumbuh “tipis”, tekanan terhadap konsumsi rumah tangga, investasi, dan ekspor menunjukkan bahwa tantangan ekonomi masih cukup besar di awal 2025.

 

Referensi

https://www.cbs.nl/en-gb/news/2025/18/dutch-economy-barely-grows-in-first-quarter-of-2025

 

 

Thursday, May 29, 2025

Pertanian Belanda: Kecil-Kecil Cabe Rawit!

 




Halo sobat KP, kalian tahu ga sih kalau Belanda tu salah satu produsen pertanian terbesar di dunia yang mengekspor sayur-sayuran, buah-buahan, bunga, daging, sampai produk susu? Sektor pertaniannya yang maju membuat negara ini jadi jagoan hasil bumi. Yuk, ikut mimin kepoin lebih dalam tentang sektor pertanian Belanda!

Meskipun negaranya tidak terlalu luas, Belanda udah jadi jagoan banget urusan pertanian. Mereka fokus ke beberapa sektor, kayak sereal (terutama gandum), pakan ternak (kayak jagung), dan kentang. Nah, kalau buat hortikultura -nya, mereka jago di sayuran juga umbi bunganya, nih. Yang paling keren, mereka punya rumah kaca yang “ngeluarin” sayur-sayuran dan bunga-bunga cantik kayak paprika manis sama mawar. Menarik banget!

A.    Ekonomi Belanda Terbang Berkat Pertanian

Sobat KP jangan kaget ya, setelah Amerika Serikat, Belanda jadi pengekspor hasil pertanian terbesar di dunia! Coba para sobat KP bayangin, tiap tahun Belanda bisa mengekspor sekitar €65 miliar hasil pertanian atau 17,5% dari total ekspor Belanda. Makanya, gak heran kalau sektor pertanian dan hortikultura ini nyumbang 10% ke perekonomian dan lapangan kerja di Belanda. Keren, kan?



B.    Menuju Pertanian yang Berkelanjutan

Belanda gak cuma mikirin pendapatnnya yang melejit doang, tapi juga peduli sama masa depan. Mereka gencar banget buat ngejar pertanian yang lebih berkelanjutan. Buat hortikultura (rumah kaca), hemat energi jadi prioritas utama. Belanda ingin menggunakan energi seefisien mungkin biar tidak boros juga biar ramah lingkungan. Selain itu, sektor peternakan juga gak ketinggalan. Belanda mau fokus ke kesejahteraan hewan dan lingkungan. Kemudian, pemerintah Belanda juga kerja sama sama pengusaha membuat pertanian yang multifungsi. Artinya, pertanian itu gak cuma buat ngehasilin makanan aja, tapi juga bisa buat menyediakan perawatan (kayak pertanian perawatan) atau ngelola alam (misalnya, biarin ladang nganggur biar burung-burung bisa berkembang biak). Keren kan ide nya?

C.    Dukungan Buat Petani Organik

Nah, ini gak kalah keren, nih! Belanda sangat mendukung pertanian organik yang peduli lingkungan. Jadi, petani ini gak pakai pestisida kimia, yang otomatis berpengaruh ke hasil panennya yang jadi lebih sehat. Nah, biar petani organik makin bersaing, pemerintah sampai teken perjanjian sama supermarket, Konfederasi Pertanian dan Hortikultura Belanda (LTO), dan pihak lain buat promosi produk organik. Targetnya, penjualan produk organik bisa naik 10%!

D.    Belajar Ekonomi Berbasis Bio

 


Biomassa bakal jadi hal yang makin penting di Belanda. Biomassa ini tu kayak bahan bakar alami yang bisa terurai dan gak berbahaya buat lingkungan. Belanda berencana buat pakai biomassa ini untuk produksi bahan bakar, bahan kimia, listrik, sama panas. Nah, targetnya pada tahun 2030, 30% dari semua bahan baku fosil harus bisa diganti sama biomassa. Tujuannya tentu buat nyiptain ekonomi hijau yang digerakin sama biomassa. Jadi, nanti semuanya serba ramah lingkungan, deh!

Wah, keren banget ya pertanian dan hortikultura di Belanda. Mereka bukan sekedar mikirin untung, tapi juga peduli sama masa depan pertanian mereka.

 

Referensi:

https://www.government.nl/topics/agriculture/agriculture-and-horticulture

https://dutchreview.com/culture/innovation/second-largest-agriculture-exporter/

https://investinholland.com/news/from-agtech-to-table-how-the-dutch-are-reaping-a-new-harvest/

https://www.holland.com/global/tourism/getting-around/interests/flowers

https://kenniskaarten.hetgroenebrein.nl/en/knowledge-map-circular-economy/hoe-maken-we-biomassa-en-voedsel-circulair/

 

Sunday, January 5, 2025

Desa Binaan Astra di Malang Sukses Tembus Pasar Belanda dengan Ekspor Kacang Tunggak dan Produk Perikan

 


Kabar membanggakan datang dari daerah timur, nih. Wha, kenapa min? Desa Insan Madani Sukses, Kabupaten Malang, Jawa Timur, mencatatkan prestasi membanggakan dengan melakukan ekspor perdana kacang tunggak dan produk perikanan ke Belanda. Desa yang berada dibawah binaan Astra melalui program Desa Sejahtera Astra, berhasil meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa juga tentunya membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk lokal Indonesia. Ga tanggung-tanggung, ekspor ini memiliki nilai total Rp 63,2 miliar, yang akan dikirim bertahap dalam periode satu tahun. Pada pengiriman perdana, sebanyak 10 ton kacang tunggak dan 1.500 boks produk perikanan, seperti nila dan lele, yang dilepas langsung oleh Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso, yang turut mengapresiasi dedikasi masyarakat desa serta dukungan berkelanjutan dari Astra.

Chief of Corporate Affairs Astra, Riza Deliansyah, menyatakan bahwa Astra berkomitmen memberikan kontribusi terbaik melalui empat pilar program kontribusi sosial yaitu kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan. Dengan kerjasama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pendekatan bantuan yang tepat sasaran, Astra berharap produk unggulan dari program Desa Sejahtera Astra dapat terus berkembang hingga menjadi kebanggaan nasional. Riza juga menyatakan bahwa pencapaian ekspor ini merupakan hasil kolaborasi antara Astra, Kemendag, dan Kemendes PDTT, yang bertujuan guna mengembangkan dan memasarkan produk unggulan desa agar memiliki nilai jual lebih tinggi (yang pada kasus ini memperluas pangsa pasar sampai mancanegara).

Ekspor ini merupakan hasil dari keberhasilan Desa Insan Madani Sukses yang sukses menarik perhatian buyer asal Belanda pada gelaran Trade Expo Indonesia (TEI) 2023. Kontrak kerja sama yang disepakati mencapai US$ 20 juta, lho sobat. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa produk desa binaan Astra mampu bersaing di pasar internasional dan diakui kualitasnya oleh buyer mancanegara

Keberhasilan Desa Insan Madani Sukses dalam menembus pasar internasional tidak hanya menjadi kebanggaan lokal, tetapi juga membuktikan bahwa produk unggulan desa di Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar global. Harapan mimin, pencapaian ini tidak hanya sampai di sini tapi menjadi awal dari semakin banyaknya produk lokal Indonesia yang menduniaa. Kalau menurut kamu gimana?

Ingin tahu lebih banyak mengenai hal menarik di Belanda? Silakan follow instagram dan tiktok kami di @kartapustaka atau hubungi kami di 085750579272 (Admin)

Referensi:

https://biz.kompas.com/read/2024/12/27/092235728/desa-binaan-astra-di-malang-sukses-ekspor-kacang-tunggak-dan-produk-perikanan-ke

https://malang-post.com/2024/12/19/kabupaten-malang-ekspor-kacang-tunggak-dan-perikanan-ke-belanda/

https://news.detik.com/berita/d-7696119/desa-binaan-astra-di-malang-lepas-ekspor-kacang-tunggak-ikan-ke-belanda