Les Bahasa Belanda

UJIAN BASISEXAMENINBURGERING A1

Beberapa orang cukup kewalahan dalam mempersiapkan Ujian Basisexamen Inburgering. Tapi sebagian lagi bingung, itu ujian apa sih? Mungkinkah ...

Sunday, January 18, 2026

Tanggul Vs Bendungan

 



Berbicara soal Belanda, maka kita tidak bisa jauh-jauh dari pembahasan air, juga bendungan dan tanggul. Tapi, Apakah sobat KP tahu perbedaan dari keduanya? Mereka itu serupa tapi tak sama lho, sobat. Untuk lebih lengkapnya, yuk kita bahas bareng!

Pengelolaan air sudah menjadi bagian dari jati diri Belanda. Hal ini sangat penting karena berhubungan langsung dengan keberlangsungan negara ini. Ya! Karena tanpa bendungan dan tanggul, mungkin negara Belanda sudah hilang tenggelam di bawah air. Nah, dua struktur pengendalian banjir ini, masing-masing memiliki peranan berbeda dalam sistem pengendalian banjir di seluruh dunia, lho sobat.

Pertama, bendungan. Bendungan merupakan struktur pondasi yang dibangun melintasi sungai atau saluran air untuk menahan air dan mengendalikan alirannya. Bendungan ini, sebagian besar terbuat dari beton atau tanah dan membentuk waduk di belakangnya. Bendungan ini membantu kita mengatur seberapa banyak dan kapan air yang mengalir ke hilir. Pembangunan sebuah bendungan sejatinya memiliki beragam tujuan strategi yang mencakup aspek pemanfaatan sumber daya hingga mitigasi bencana, seperti:

1.     Pembangkit listrik tenaga air: Mengubah energi kinetik aliran air menjadi sumber daya terbarukan.

2.     pengendalian banjir: Menampung debit air yang berlebih saat cuaca ekstrem agar dapat dialirkan kembali secara terkendali.

3.     penyimpanan cadangan air: Memenuhi kebutuhan irigasi lahan pertanian, konsumsi domestik, maupun sektor industri.

4.     kawasan rekreasi: Membentuk danau buatan guna masyarakat beraktivitas olahraga udara seperti memancing atau berperahu.

Kedua, tanggul. Tanggul merupakan tembok yang sengaja dibangun di sepanjang sungai, danau, atau garis pantai untuk mencegah air mengalir ke daerah dataran rendah. Berbeda dengan bendungan yang memotong sumber air, tanggul membentang sejajar dengan sumber air tersebut. Pembangunan tanggul itu bukan cuma sekedar menjalankan aliran air, melainkan menjadi solusi teknis untuk berbagai tantangan lingkungan. Fokus utamanya meliputi:

1.     Perlindungan Wilayah Pesisir: Penghalang pengikisan tanah akibat erosi pantai serta meredam daya hancur yang dibawa oleh gelombang laut.

2.     Mitigasi Bencana Banjir: Menahan luapan air yang disebabkan oleh curah hujan ekstrem maupun fenomena gelombang pasang (rob) agar tidak menggenangi pemukiman.

3.     Reklamasi Lahan: Membantu pengalihan fungsi wilayah yang tadinya terendam menjadi kawasan produktif, baik untuk kawasan perumahan manusia maupun lahan yang cocok ditanami yang stabil.

Wah, ternyata tanggul dan bendungan itu dua hal yang berbeda, ya sobat. Tapi, walaupun berbeda, keduanya saling melengkapi sebagai teknologi guna “menjinakkan” air. Kalau sobat KP, sudah pernah melihat langsung bendungan atau tanggul belum nih? Tulis di kolom komentar, ya!

Ingin tahu lebih banyak mengenai hal menarik di Belanda? Silakan follow instagram kami di @kartapustaka atau hubungi kami di 085750579272 (Admin)

Penulis: Aldonna   

Referensi:

https://trapbag.com/blog/dikes-vs-dams/

 

No comments:

Post a Comment