Les Bahasa Belanda

UJIAN BASISEXAMENINBURGERING A1

Beberapa orang cukup kewalahan dalam mempersiapkan Ujian Basisexamen Inburgering. Tapi sebagian lagi bingung, itu ujian apa sih? Mungkinkah ...

Sunday, July 26, 2026

Pasar Keju Alkmaar: Tradisi yang Masih Hidup Tiap Jumat Pagi

 


Setiap Jumat pagi di sebuah kota kecil di Belanda, ada alun-alun yang akan berubah menjadi pasar keju yang bersejarah. Inilah Pasar Keju Alkmaar, pasar keju tertua dan terbesar di Belanda, yang tradisinya sudah bertahan hampir tujuh abad. Yuk, kita cari tahu lebih dalam!

Perdagangan keju di Alkmaar sudah berlangsung sekitar 600 tahun lalu. Kota ini tercatat memiliki timbangan keju (kaaswaag) sejak tahun 1365, dan karena perdagangan keju begitu penting, pada 1612 Alkmaar bahkan mengoperasikan empat timbangan keju sekaligus. Sejak 1593 (tahun yang dianggap sebagai tahun pertama pasar keju) kegiatan ini selalu digelar di Waagplein, alun-alun bersejarah yang menjadi pusat kota Alkmaar. Saking ramainya, Waagplein diperluas hingga tak kurang dari delapan kali sebelum mencapai ukurannya sekarang. Dari sini kita jadi tahu betapa pentingnya perdagangan keju bagi kota Alkmaar, ya sobat! Nah, yang membuatnya istimewa adalah pasar ini bukan sekadar peninggalan sejarah di museum, melainkan tetap hidup dan berlangsung hingga hari ini. Rasanya min KP jadi mau datang langsung ke sana, deh!

Sumber: Wikimedia

 

              Suasana perdagangan keju di Alkmaar tidak terlepas dari Kaasdragersgilde (serikat pengangkut keju) yang sudah ada sejak 400an tahun yang lalu. Serikat Pengangkut Keju Alkmaar berdiri pada 17 Juni 1593 dan hingga kini beranggotakan 28 orang ditambah dengan seorang kepala. Mereka terbagi ke dalam empat kelompok yang disebut vemen, masing-masing berwarna merah, hijau, biru, dan kuning. Warna-warna ini terlihat mencolok di topi jerami dan dasi kupu-kupu mereka, dipadukan setelan serba putih. Keempat vemen dipimpin oleh seorang "Ayah Keju" yang mudah dikenali dari topi oranye dan tongkatnya. Menariknya, penempatan tiap kelompok di area pasar ditentukan lewat undian dadu, dan karena jumlah kelompoknya lebih banyak dari slot yang tersedia, selalu ada satu kelompok yang bergiliran bertugas khusus mengangkut keju dengan troli.

              Tradisi dan kebiasaan sangat dijunjung tinggi di sini, bahkan perilaku para pengangkut keju Alkmaar diatur oleh aturan tidak tertulis. Salah satu tradisi yang paling seru adalah setiap anggota diberi julukan sesuai sifatnya, seperti "si Penerjemah" yang jago bahasa asing, "si Katup" yang cerewet sekaligus tukang servis mesin, "si Jangan-Lupakan-Aku" yang pelupa, hingga "si Peminum" yang bertugas membuka keran bir setelah pasar. Ada pula aturan ketat selama pasar berlangsung, dimana di pasar ini sangat dilarang berkelahi, merokok, minum alkohol, bahkan mengumpat. Kalau ada yang terjatuh atau keju terguling, mereka bukan memaki, melainkan cukup berseru "burung hantu!". Dan jika sang Ayah Keju lupa membawa tongkat atau topinya, para anggota akan menggodanya, "Ayah, kau berjalan telanjang!"

Selain itu, disiplin waktu juga menjadi bagian dalam tradisi ini. Semua pengangkut wajib hadir di Waagplein pukul 7.00 pagi, dan yang terlambat namanya akan dicatat di papan dan didenda oleh petugas bernama "Provost” (dikenal juga sebagai ”Sang Algojo”). Uang denda itu akan disumbangkan untuk sebuah sekolah di kota kecil bernama Alkmaar di Suriname, dan sebagian lagi untuk perayaan "malam remah roti". Setiap Jumat sebelum Natal, para anggota berkumpul menerima hadiah: upah €5, dua kue isi sebagai terima kasih untuk para istri yang setia menjaga seragam putih tetap bersih, serta roti dengan mentega dan keju untuk anak-anak.

Dari semua cerita tadi, terlihat bahwa pasar keju Alkmaar bukan sekadar tempat berdagang, melainkan warisan budaya yang tetap hidup sampai saat ini, ya sobat. Inilah yang membuatnya begitu istimewa dimana sebuah tradisi tua yang masih bisa kita saksikan langsung sampai hari ini. Nah, buat sobat KP yang mau dateng langsung, pasar keju digelar di Waagplein, Alkmaar, setiap Jumat pukul 10.00–13.00, mulai akhir Maret hingga akhir September. Khusus Juli dan Agustus, ada tambahan pasar keju malam pada Selasa malam pukul 19.00–21.00. Untuk informasi lebih lengkapnya, sobat KP bisa akses dari https://www.kaasmarkt.nl ya sobat! Selamat berkunjung dan menikmati keseruan pasar keju tertua di Belanda.

Tertarik belajar bahasa Belanda? sobat KP bisa langsung mengakses link berikut ini!

Referensi:

https://www.kaasmarkt.nl/en-gb/history-of-the-cheese-market/cheese-carriers

https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Kaasdragers_Gilde_van_Alkmaar_2013.jpg

No comments:

Post a Comment